Makassar – Maskapai Batik Air resmi mengoperasikan kembali penerbangan rute Makassar–Mamuju mulai Minggu (22/6). Rute ini akan dilayani tiga kali dalam sepekan, yakni setiap hari Minggu, Rabu, dan Jumat. Bandara yang digunakan adalah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Tampa Padang Mamuju. Pembukaan kembali rute ini disambut positif masyarakat Sulawesi Barat. Penerbangan sempat terhenti pada awal Juni karena rendahnya tingkat keterisian kursi.
Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa layanan ini mendukung konektivitas regional. Ia menegaskan, pembukaan rute ini bertujuan memperlancar mobilitas orang dan barang di kawasan timur Indonesia. Selain itu, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pendidikan, bisnis, logistik, dan pariwisata. Rute ini juga mempermudah koneksi ke kota-kota besar lainnya. Batik Air menjadikan Makassar sebagai hub strategis penerbangan domestik.
Batik Air mengoperasikan pesawat Airbus A320-200 dalam rute ini dengan kapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi. Jadwal penerbangan Makassar–Mamuju dijadwalkan berangkat pukul 10.30 WITA dan tiba pukul 11.25 WITA. Sementara rute sebaliknya dari Mamuju ke Makassar berangkat pukul 12.05 WITA dan tiba pukul 13.00 WITA. Durasi penerbangan sekitar 55 hingga 60 menit. Jadwal ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang melakukan perjalanan bisnis maupun pribadi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam upaya pengembalian rute ini. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menyampaikan bahwa nota kesepahaman telah ditandatangani dengan Batik Air pada (13/6). Dalam MoU tersebut, Pemprov berkomitmen memberikan dukungan jika okupansi kembali rendah. Gubernur juga mengumumkan lewat media sosial bahwa penerbangan akan kembali aktif pada (22/6). Hal ini dinilai sebagai langkah strategis menjaga konektivitas antarwilayah.
Batik Air berharap keberlanjutan rute ini dapat meningkatkan kemudahan akses dari dan ke Sulawesi Barat. Masyarakat, pelajar, dan pelaku usaha kini memiliki alternatif transportasi udara yang efisien. Rute ini juga dinilai dapat memperkuat jaringan distribusi logistik serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal. Batik Air menargetkan tingkat keterisian penumpang dapat konsisten di atas 70 persen. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan layanan. <spl>





Komentar