Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Bazar Sampah Palopo: Bawa Sampah Pulang Sembako, Hemat Belanja Sekaligus Selamatkan Lingkungan

Warga menukar sampah anorganik dengan sembako di bazar sampah Palopo.
Bazar sampah Palopo setiap Jumat memungkinkan warga menukar kardus, plastik, dan sampah anorganik lainnya dengan berbagai kebutuhan pokok.

Palopo – Bazar sampah Palopo menghadirkan cara kreatif untuk mengelola sampah sekaligus membantu kebutuhan warga. Setiap Jumat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo mengundang masyarakat membawa sampah anorganik seperti kardus, kertas, plastik, kaca, kaleng, dan besi. Kemudian, warga dapat menukarnya dengan sembako seperti minyak goreng, gula, mie instan, susu, kecap, hingga sabun.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi jumlah sampah, tetapi juga mendorong kebiasaan memilah sampah dari rumah. Selain itu, DLH Kota Palopo menggelarnya di halaman kantor mereka agar akses masyarakat menjadi lebih mudah. Kepala DLH Kota Palopo, Emil Nugraha, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Dengan program ini, kami ingin masyarakat sadar akan pentingnya memilah sampah. Melalui upaya ini, volume sampah plastik bisa berkurang, dan sampah yang terkumpul dapat diolah menjadi produk bermanfaat,” ujar Emil, Jumat pekan lalu. Sejak berjalan pada Juni 2025, bazar sampah Palopo bahkan berhasil menarik minat banyak warga.

DLH pun menargetkan perluasan program ini ke seluruh kelurahan di Kota Palopo. Dengan demikian, warga dapat membuang residu ke TPA dan memanfaatkan sampah terpilah untuk ditukar dengan barang berguna. Terlebih lagi, program ini memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Meskipun belum semua warga mengetahui adanya program ini, mereka yang sudah berpartisipasi mengaku sangat terbantu. Mila, warga Palopo, langsung memanfaatkannya begitu mendengar informasi tersebut. “Program ini sangat bermanfaat. Daripada sampah menumpuk di rumah, lebih baik saya tukar dengan kebutuhan sehari-hari. Semoga program ini segera ada di semua kelurahan,” ungkapnya.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Oleh karena itu, DLH Kota Palopo mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif menjaga lingkungan. Dengan memilah sampah dan menukarnya melalui bazar, warga tidak hanya membantu mengurangi pencemaran, tetapi juga memperoleh keuntungan nyata bagi kehidupan sehari-hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *