Makassar – Unit Usaha Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menarik perhatian pengunjung pada hari kedua Pameran Pendidikan dalam rangkaian Dies Natalis ke-65 UNM yang berlangsung di Pelataran Menara Phinisi, Selasa (21/07/2026). Melalui berbagai produk olahan karya Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian, stand FT menghadirkan inovasi komoditas lokal sekaligus memperkenalkan unit usaha.
Sejak pagi hingga siang, stand FT ramai berdatangan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum. Berbagai produk olahan pangan tersusun rapi di etalase, mulai dari cokelat, keripik buah nangka, bawang goreng, hingga sambal botolan. Produk-produk tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memanfaatkan bahan baku hasil pertanian lokal sebagai produk bernilai ekonomi. Kehadiran aneka olahan menunjukkan inovasi teknologi pertanian mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal yang banyak masyarakat manfaatkan.
Kemasan produk yang menarik dengan aroma khas olahan pangan membuat banyak pengunjung berhenti untuk melihat lebih dekat. Sebagian besar pengunjung tidak hanya mencicipi produk yang tersedia, tetapi juga membeli beberapa di antaranya sebagai oleh-oleh. Antusiasme itu memperlihatkan bahwa produk hasil pengembangan Unit Usaha FT memiliki peluang untuk diterima oleh pasar yang lebih luas.
Produk Unggulan FT UNM Perkuat Kewirausahaan
Kepala Laboratorium JTP UNM, Nur Rahmah, menjelaskan seluruh produk berasal dari implementasi Tridarma melalui PKM dosen berbahan lokal.
“Produk yang ada merupakan hasil kegiatan Tridarma perguruan tinggi yang dosen Jurusan Teknologi Pertanian lakukan, khususnya melalui kegiatan PKM dosen yang memanfaatkan bahan baku lokal dalam pengembangan Unit Usaha FT UNM. Kami ingin menunjukkan bahwa hasil pertanian dapat diolah menjadi produk bernilai jual, sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat dan melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa,” ujar Nur Rahmah.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proses pengembangan produk menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Mahasiswa memperoleh pengalaman mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pameran.
“Selain memperkenalkan produk ke masyarakat, kegiatan ini juga melatih kami untuk berwirausaha, mulai dari produksi, pengemasan, sampai memasarkan langsung kepada pengunjung,” tambahnya.
Respon positif juga datang dari para pengunjung yang mengapresiasi kualitas produk olahan yang ada. Salah seorang pengunjung, Ibu Anni, mengaku tertarik setelah mencicipi produk serta menilai kualitasnya.
“Saya suka produk cokelat dan bawang gorengnya, rasanya enak dan kemasannya juga menarik. Bagus kalau produk seperti ini terus dikembangkan,” ungkap Ibu Anni.
Ia berharap Unit Usaha FT UNM terus berkembang, memperluas pemasaran, sehingga semakin banyak masyarakat mengenal produk lokal berkualitas.
“Harapannya produk-produk ini tidak hanya tampil saat pameran, tetapi bisa terus diproduksi dan dipasarkan lebih luas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tutupnya.





Komentar