Toraja Utara – PPPK siluman Toraja Utara terbongkar setelah Inspektorat menemukan indikasi manipulasi dokumen. Temuan ini membuat puluhan peserta seleksi terancam kehilangan status kelulusan.
Irban Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat Toraja Utara, Andre Mendeng, menyebut timnya memverifikasi laporan masyarakat terkait dugaan PPPK siluman pada seleksi tahap 1 formasi 2025. Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa peserta memalsukan surat keterangan tenaga honorer daerah demi mengikuti seleksi.
Dari total 162 peserta yang lolos, Inspektorat mengidentifikasi 78 orang yang diduga sebagai PPPK siluman Toraja Utara. Tim mencatat riwayat masa kerja masing-masing peserta dan menyerahkannya kepada BKPSDM untuk menentukan kelulusan akhir.
Andre menjelaskan bahwa Inspektorat hanya memeriksa data dan membuktikan kebenaran laporan. “Kami mendefinisikan kondisi peserta berdasarkan masa aktif sebagai tenaga honorer. Keputusan kelulusan sepenuhnya menjadi kewenangan BKPSDM,” tegasnya.
Selain itu, KPK juga mengungkap kasus berbeda, yaitu OTT terhadap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis terkait dugaan korupsi DAK pembangunan rumah sakit, dengan barang bukti uang Rp 200 juta.





Komentar