Bone – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bone akhirnya meluruskan kabar simpang siur terkait dana hibah tahun 2024. Bendahara Umum KONI Bone, Andi Sadikin, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima dana sebesar Rp6,6 miliar sebagaimana ramai diperbincangkan publik.
Menurut Andi, angka yang beredar terlalu jauh dari kenyataan. Ia menekankan bahwa pemerintah hanya menyalurkan dana hibah sebesar Rp4,2 miliar kepada KONI Bone pada tahun 2024. “Kami perlu luruskan, dana hibah KONI Bone tahun 2024 bukan Rp6,6 miliar, tetapi Rp4,2 miliar,” ujar Andi saat ditemui di Bone, pada Rabu (27/8).
Andi kemudian menjelaskan secara rinci alokasi dana tersebut. Dari total Rp4,2 miliar, sebanyak Rp2,5 miliar mengalir langsung ke klub-klub olahraga di Kabupaten Bone. Sementara Rp1,7 miliar berada di bawah pengelolaan KONI. Dana tersebut terbagi untuk beberapa kebutuhan utama, yakni Rp1 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Kecamatan, serta Rp700 juta untuk pembinaan atlet dan biaya operasional organisasi.
Isu lain yang beredar soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga mendapat tanggapan tegas dari Andi. Ia menolak anggapan bahwa terdapat dana Rp139 miliar yang tidak masuk ke kas daerah. “Jumlah itu bukan Rp139 miliar, melainkan Rp139 juta. Dana tersebut merupakan sisa anggaran yang tidak tersalurkan dan sudah kami kembalikan ke kas daerah. Bukti pengembalian dari Bank Sulselbar juga sudah ada,” jelasnya.
Terkait tahun 2025, KONI Bone hanya memperoleh dana hibah Rp300 juta. Jumlah ini turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, Andi memastikan pihaknya tetap berkomitmen menjaga kesinambungan pembinaan olahraga di Bumi Arung Palakka. “Kami tetap berupaya maksimal meski dengan dana terbatas. Prioritas kami menjaga pembinaan agar atlet Bone terus berprestasi,” tandasnya.
Dengan klarifikasi ini, KONI Bone berharap masyarakat tidak lagi terjebak informasi yang menyesatkan. Mereka menegaskan transparansi sebagai prinsip utama dalam pengelolaan anggaran, terutama karena menyangkut masa depan para atlet daerah.





Komentar