Makassar – Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) kembali memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Campus Hiring Fresh Graduate Development Program (FGDP) bersama PT Roda Jaya Sakti. Kegiatan Selasa, (15/07/2026), memberi kesempatan mahasiswa tingkat akhir dan alumni mengenal budaya kerja serta mengikuti rekrutmen langsung.
Campus hiring tersebut menjadi bagian dari komitmen FT UNM dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Peserta memperoleh wawasan karier sekaligus berdiskusi langsung mengenai proses seleksi, kompetensi, dan peluang pengembangan karier bersama perusahaan.
Fiskia Rera Baharuddin membuka kegiatan sekaligus mengapresiasi kepercayaan PT Roda Jaya Sakti kepada FT UNM sebagai mitra.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Roda Jaya Sakti atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Teknik UNM sebagai mitra pelaksanaan Campus Hiring Fresh Graduate Development Program,” ujar Fiskia.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah penting untuk mempersempit kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan perusahaan. Ia berharap kerja sama seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak mahasiswa memperoleh akses menuju dunia kerja.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tambahnya.
Sinergi Kampus dan Industri
Vania Putri Tisera memaparkan profil perusahaan, budaya kerja, serta mekanisme Fresh Graduate Development Program bagi lulusan baru.
Vania menjelaskan FGDP membekali fresh graduate melalui pelatihan intensif, pendampingan mentor, dan pengalaman kerja langsung dalam perusahaan.
“Program ini kami rancang agar lulusan baru memperoleh pengalaman belajar yang terstruktur melalui pelatihan, pendampingan mentor, dan keterlibatan langsung dalam operasional perusahaan,” jelas Vania.
Menurut Vania, perusahaan tidak hanya mempertimbangkan nilai akademik ketika merekrut karyawan baru. Sikap, kemampuan beradaptasi, komunikasi, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama justru menjadi aspek penting dalam proses seleksi.
“Kami tidak hanya mencari lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang memiliki semangat belajar, mampu beradaptasi, memiliki jiwa kepemimpinan, komunikasi yang efektif, dan mampu bekerja dalam tim,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa dan alumni aktif bertanya mengenai tahapan seleksi, lingkungan kerja, peluang karier, serta pengalaman bekerja pada perusahaan. Diskusi tersebut memberi gambaran yang lebih jelas mengenai tuntutan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Panitia melanjutkan kegiatan dengan campus hiring sehingga peserta memenuhi persyaratan dapat langsung mengikuti proses rekrutmen perusahaan. Kesempatan tersebut memberi pengalaman berharga karena peserta dapat berinteraksi langsung dengan perekrut tanpa menunggu pembukaan seleksi melalui jalur umum.





Komentar