Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Bulog Wajo Stop Serap Gabah Maklon, Petani Masih Nikmati Harga Stabil

Foto Kantor Bulog Cabang Kabupaten Wajo.

Wajo – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Wajo menghentikan penyerapan gabah petani melalui skema maklon setelah pemerintah pusat menyatakan target pengadaan nasional sebesar tiga juta ton telah tercapai. Kepala Cabang Bulog Wajo, Farid Nur, menegaskan bahwa keputusan ini berlaku sejak awal September 2025.

Farid menjelaskan bahwa instruksi tersebut datang langsung dari Bulog pusat, sehingga seluruh cabang wajib menyesuaikan strategi. Meski berhenti menyerap gabah dengan sistem maklon, Bulog Wajo tetap membuka jalur kerja sama dengan petani melalui skema pengadaan komersil.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Dalam skema ini, mitra Bulog membeli gabah langsung dari petani, menggilingnya menjadi beras, lalu menjual kembali hasil gilingan tersebut kepada Bulog. Farid menyebut pola ini berbeda jauh dari maklon yang sebelumnya menggunakan dana pemerintah untuk menyerap gabah petani. Kini, seluruh pengadaan komersil murni menggunakan dana internal Bulog.

“Dengan sistem komersil, kami tidak lagi mengacu pada harga pembelian pemerintah. Mitra dan petani bebas menentukan harga sesuai mekanisme pasar, asalkan tidak lebih rendah dari Harga Pokok Penjualan (HPP),” ujar Farid saat ditemui di Kantor Bulog Cabang Wajo, Senin (8/9/2025).

Farid menambahkan bahwa Bulog lebih selektif dalam memilih kualitas beras karena menggunakan modal sendiri. Menurutnya, Bulog berkomitmen menjaga standar mutu agar beras yang masuk ke gudang memenuhi kebutuhan masyarakat.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Sementara itu, petani di Wajo mengaku tidak keberatan dengan perubahan skema ini. Ambo Mumu, petani asal Kecamatan Bola, menyatakan bahwa harga gabah kering panen masih berada di atas Rp6.500 per kilogram. “Kalau saya jual ke mitra itu Rp6.800 per kilo. Rata-rata petani di sini juga menjual di atas Rp6.500, jadi harganya masih stabil,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *