Parepare — Ratusan warga Parepare memadati pintu gerbang Mapolres Parepare sejak pagi untuk membeli beras murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang Polri gelar serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (11/82025), sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, memimpin langsung penyaluran ratusan zak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berukuran 5 kilogram. Warga membawa pulang hingga tiga zak beras dengan harga Rp57.000 per zak, lebih murah dibanding harga pasar Rp60.000–Rp62.500.
“Kami sangat bersyukur bisa membantu masyarakat melalui penyaluran beras murah ini. Warga merasa sangat terbantu, dan itu yang membuat kami senang,” kata AKBP Indra di sela kegiatan.
Untuk menandai dimulainya program, Kapolres menyerahkan zak beras pertama kepada pembeli pertama secara simbolis. Warga yang sudah mengantre sejak pagi langsung menyambut momen itu dengan tepuk tangan meriah.
Gerakan Pangan Murah di Mapolres Parepare berlangsung selama dua hari, 11–12 Agustus 2025. Setelah itu, jajaran Polres Parepare melanjutkan penyaluran pada 13–16 Agustus 2025 secara mandiri. Distribusi melibatkan Polsek, Sat Binmas, dan Unit Koperasi dengan lokasi penyaluran yang lebih dekat ke permukiman warga.
“Kami ingin memudahkan warga mendapatkan beras murah, jadi penyaluran berikutnya akan kami pusatkan di tengah-tengah permukiman. Kami memastikan kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat,” ujar Kasi Humas Polres Parepare, Iptu Suhendarwadi.
Sebelumnya, pada Sabtu (9/8/2025), Polres Parepare menyalurkan ratusan zak beras SPHP di dua lokasi, yakni kawasan Jalan Keterampilan dan Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara. Antusiasme warga di kedua lokasi mendorong Polres Parepare memperluas jangkauan distribusi dan menambah stok untuk kegiatan kali ini.





Komentar