Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Politik Sulsel

Gebrakan Awal Walikota Palopo: Birokrasi Bersih & Layanan Cepat!

Walikota Palopo resmi berkantor dan memimpin rapat perdana bersama jajaran Pemkot di Balaikota Palopo.
Walikota dan Wakil Walikota Palopo, Hj Naili dan Akhmad Syarifuddin Daud resmi berkantor di Balaikota Palopo, Rabu (6/8/2025).

PalopoWalikota Palopo resmi berkantor di Balaikota pada Rabu (6/8/2025). Hj Naili dan Wakil Walikota Akhmad Syarifuddin Daud langsung memimpin rapat bersama seluruh jajaran Pemkot Palopo. Mereka mengumpulkan pimpinan OPD, camat, hingga lurah untuk menyampaikan arah kebijakan lima tahun ke depan.

Di hadapan peserta rapat, Naili menyatakan bahwa dirinya hadir bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang adil, bersih, dan bermartabat.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Walikota Palopo resmi berkantor dengan membawa misi pembenahan birokrasi. Naili meminta seluruh aparatur negara mengakhiri rutinitas birokrasi yang lamban dan mulai menghadirkan solusi nyata di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa birokrasi harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan penghambat layanan.

Dalam rapat perdana ini, Naili meluncurkan program prioritas 100 hari kerja. Ia akan memfokuskan upaya pada:

  • Penataan sistem pelayanan publik agar mudah dan transparan
  • Percepatan program yang menyentuh langsung kebutuhan warga
  • Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perangkat daerah dan pengelolaan anggaran

Ia juga memastikan bahwa setiap kepala OPD akan menandatangani kontrak kinerja yang terukur sebagai bentuk tanggung jawab publik.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Tak hanya itu, Naili menegaskan pentingnya kedisiplinan dan integritas. Ia mengingatkan seluruh ASN dan tenaga kontrak untuk menjauhi praktik curang, pungutan liar, atau konflik kepentingan. “Hadir tepat waktu, bekerja dengan hati, dan menjaga etika birokrasi adalah harga mati,” ujarnya.

Pemerintah akan membuka kanal pengaduan publik dan menerapkan sistem reward and punishment secara objektif.

Naili juga mengajak semua pihak membangun visi “Palopo Baru”, bukan sebagai slogan kosong, tetapi komitmen nyata. Ia menggambarkan Palopo Baru sebagai kota dengan pemerintahan yang dipercaya, ekonomi rakyat yang tumbuh, infrastruktur merata, serta generasi muda yang produktif.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Ia mengakhiri pidatonya dengan seruan kolaborasi. “Kita harus menanggalkan ego sektoral. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa membangun Palopo yang lebih baik,” tegas Naili.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *