Pinrang — Dalam upaya serius menurunkan angka stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang mulai melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap balita di sejumlah Puskesmas. Pemeriksaan ini berlangsung sejak Senin (16/6), sebagai tindak lanjut arahan dari Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap anak-anak yang berisiko atau sudah mengalami stunting. “Pemeriksaan dilakukan menyeluruh di seluruh desa dan kelurahan, dengan memanfaatkan fasilitas layanan di setiap Puskesmas. Ini adalah bentuk komitmen nyata Pemkab Pinrang untuk menurunkan prevalensi stunting,” ungkap drg. Dyah.
Pemeriksaan tidak hanya mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, tetapi juga pendeteksian dini terhadap penyakit penyerta yang dapat memperburuk kondisi balita. “Jika ditemukan kondisi medis yang memerlukan penanganan lanjutan, balita akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dinas Kesehatan juga berupaya mengidentifikasi berbagai faktor lain yang memperparah kondisi anak, sehingga penanganannya dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga minggu depan, dan menjadi bagian dari kerja kolaboratif Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Pinrang. “Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Semua langkah yang kami ambil akan terus dievaluasi dan ditingkatkan secara berkala,” tutup drg. Dyah.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang menunjukkan komitmen kuat untuk mencetak generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. <spl>





Komentar