Makassar – Lorong sempit di tengah padatnya Kota Makassar kini berubah wajah. Di antara deretan gedung tinggi dan riuh kendaraan, warga menghadirkan suasana kampung kecil yang asri dan bersih.
Lorong yang berada di Kelurahan Panaikang itu sebelumnya tampak kumuh dan minim ruang hijau. Para pemuda setempat kemudian berinisiatif melakukan pembenahan. Mereka mengecat dinding rumah dengan warna cerah, menata pot tanaman di sepanjang gang, serta rutin membersihkan saluran air.
Lurah Panaikang, Muthmainna, S.E., M.M., bersama Camat Panakkukang, Syahril, S.STP., turut mendukung gerakan tersebut. Mereka menggandeng RT/RW dan tokoh masyarakat untuk memperkuat kolaborasi. Bersama warga, pihak kelurahan menyusun jadwal kerja bakti mingguan dan menyediakan tempat sampah terpilah.
Kini, lorong kampung kecil yang asri itu menjadi contoh penataan lingkungan di tengah kota Makassar. Tanaman hias dan sayuran tumbuh rapi di depan rumah warga. Dinding gang menampilkan mural bertema kebersihan dan kebersamaan.
Salah seorang pemuda penggerak, Muh. Irsandi Nurlan yang akrab disapa Ciko, menyebut perubahan tersebut lahir dari kepedulian bersama. Ia menegaskan warga ingin menunjukkan bahwa kawasan padat di pusat kota tetap mampu menghadirkan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Ke depan, kami berharap seluruh pemuda RT/RW dan masyarakat terus berpartisipasi serta menjaga keharmonisan yang telah kami bangun bersama,” ujar Ciko.
Keberhasilan ini juga menarik perhatian warga dari kelurahan lain. Sejumlah pengunjung datang untuk melihat langsung konsep penataan lorong yang memaksimalkan lahan terbatas tanpa mengurangi fungsi hunian.
Upaya pemuda bersama lurah Panaikang dan camat Panakkukang membuktikan kolaborasi mampu mengubah wajah permukiman. Di tengah himpitan gedung-gedung tinggi Kota Makassar, lorong kecil tersebut kini tampil asri, bersih, dan penuh semangat kebersamaan.





Komentar