Gowa – Seorang staf Kantor Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, berinisial HN (34), menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan pulang, Kamis (26/6/2025) dini hari. Korban mengalami luka tembak di bagian ketiak kanan.
Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Panaikang dan saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku. “Sampai saat ini kita belum mengetahui siapa pelakunya. Setelah kita temukan, baru kita dalami motifnya,” ujar Bahtiar kepada wartawan, Kamis (26/6).
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. Namun, keterangan yang diterima masih beragam. “Kami mengambil beberapa keterangan saksi karena ada beberapa versi. Ada yang mengatakan korban naik motor, ada yang menyebut jalan kaki,” jelasnya.
Bahtiar menyebutkan bahwa korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih menjalani perawatan medis. Berdasarkan informasi sementara, korban mengaku mendengar suara letusan sebelum merasakan sakit di tubuhnya. “Dia sedang berjalan menuju rumahnya, lalu terdengar suara seperti ledakan. Ketiak kanannya terasa sakit dan mengeluarkan darah, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.
HN sempat dirawat di Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa sebelum dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar karena luka yang diderita memerlukan tindakan operasi. “Kondisi korban dalam keadaan sadar. Namun, diduga ada proyektil yang tertanam di tubuhnya dan akan diangkat melalui operasi,” kata Bahtiar.
Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku. Proyektil yang berhasil dikeluarkan dari tubuh korban akan dianalisis lebih lanjut. “Jenis senjata masih kita dalami sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap proyektil yang akan dikeluarkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sosok yang dicurigai sebagai pelaku penembakan.“Sudah ada yang kami curigai kuat sebagai pelaku dan saat ini sedang dalam pengejaran,” ungkap Alfian, Jumat (27/6).
Selain memeriksa warga sekitar, penyidik juga telah meminta keterangan dari pihak keluarga korban untuk memperkuat proses penyelidikan. <spl>





Komentar