Jakarta – CKG Sekolah Kemenkes akan dimulai pada (4/08/2025). Kementerian Kesehatan RI meluncurkan program cek kesehatan gratis ini untuk menargetkan sekitar 200.000 siswa dari SD hingga SMA di 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Melalui program ini, tim kesehatan akan memeriksa kondisi fisik sekaligus kesehatan mental para siswa secara menyeluruh. Uji coba awal menunjukkan, 33 persen siswa memiliki kebugaran rendah akibat minimnya aktivitas fisik setiap hari. Karena itu, Kemenkes menganjurkan siswa untuk rutin berolahraga setidaknya 60 menit per hari agar kebugaran tubuh tetap terjaga.
Data awal juga mengungkap hampir 49 persen siswa mengalami masalah kejiwaan, seperti stres atau gangguan emosi. Banyak guru maupun orang tua tidak menyadari kondisi ini. Oleh sebab itu, Kemenkes mendorong kolaborasi lintas sektor. Kerja sama akan melibatkan sekolah, tenaga kesehatan Puskesmas, Dinas Pendidikan, dan peran aktif wali murid.
Program ini mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan pada pelajar. Selain meningkatkan kualitas hidup siswa, data hasil pemeriksaan CKG Sekolah Kemenkes membantu Kemenkes menyusun kebijakan kesehatan dan pendidikan nasional di masa depan. Dengan langkah tersebut, pemerintah ingin generasi muda Indonesia tumbuh lebih sehat, kuat, dan siap menghadapi tantangan zaman.





Komentar