Pangkep – Tim SAR Gabungan SRU-1 yang melibatkan SAR Universitas Bosowa menemukan black box pesawat ATR 42-500 pada Selasa, 21 Januari 2026, menjelang sore. Pesawat ATR 42-500 mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Tim SAR menemukan black box di bawah tebing curam dengan kedalaman sekitar 400 meter dari puncak gunung. Kondisi medan memaksa tim menerapkan skenario vertical rescue yang memiliki risiko tinggi dan membutuhkan keterampilan teknis khusus.
Selama proses pencarian, tim SRU-1 menghadapi medan ekstrem berupa tebing terjal, bebatuan licin, dan vegetasi lebat yang membatasi jarak pandang serta pergerakan. Kabut tebal dan hujan lebat memperburuk kondisi lapangan sepanjang operasi. Seluruh personel menjaga koordinasi, konsentrasi, dan ketahanan fisik agar operasi berjalan aman dan efektif.
SRU-1 melibatkan empat anggota SAR Universitas Bosowa, yaitu:
- Muh. Ikhsan Amin, Fakultas Hukum 2023, Diklat SAR 2023
- Wahyudi Febriansyah, Fakultas Hukum 2022, Diklat SAR 2022
- Sultan Al Israel, Fakultas Hukum 2025, Diklat SAR 2025
- Peniel Siburian, Fakultas Hukum 2025, Diklat SAR 2025
Keempat personel SAR Universitas Bosowa mengikuti pelatihan dan pembinaan teknis dari Basarnas, sehingga mereka mampu menjalankan tugas pencarian dan evakuasi di medan ekstrem secara aktif dan profesional.
Kehadiran SAR Universitas Bosowa dalam operasi ini membuktikan sinergi antara Universitas Bosowa dan Basarnas Makassar. Melalui pendidikan dan latihan dasar SAR, Universitas Bosowa membekali mahasiswa dengan keterampilan kebencanaan dan kesiapsiagaan lapangan.
Black box memiliki peran penting dalam pengungkapan penyebab kecelakaan pesawat. Perangkat ini terdiri atas Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Kedua komponen tersebut merekam data parameter penerbangan dan percakapan di kokpit. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menggunakan data tersebut sebagai dasar investigasi dan evaluasi keselamatan penerbangan.





Komentar