Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Gara-Gara Warisan, Kakak di Bone Nyaris Dibacok Adik Sendiri

Potret screenshot video viral yang beredar di sosmed

Bone – Keributan dua pria di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menghebohkan warga setelah video mereka viral di media sosial pada Selasa (4/11/2025). Dalam rekaman berdurasi singkat itu, seorang pria tampak marah sambil mengacungkan parang ke arah lawan bicaranya yang ternyata kakak kandungnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di halaman rumah warga di Kecamatan Palakka dan membuat banyak orang panik.

Informasi yang diperoleh menunjukkan, pertengkaran itu berawal dari masalah pembagian harta warisan keluarga. Korban bernama Arsyad (45), warga Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, datang menemui adiknya, Baktiar (27), di Palakka untuk membicarakan pembagian peninggalan orang tua mereka. Percakapan yang awalnya berjalan biasa berubah menjadi adu mulut keras hingga akhirnya Baktiar naik pitam dan mengambil parang.

Mahasiswa Teknik Komputer UNM Borong Penghargaan

Saksi mata bernama Usman (63) menuturkan bahwa suasana langsung memanas ketika adik korban mulai berteriak sambil menenteng senjata tajam. Warga sekitar bergegas melerai keduanya sebelum insiden itu berubah menjadi tragedi. “Untung warga cepat datang, kalau tidak mungkin sudah ada korban,” kata Usman.

Setelah kejadian, warga mengamankan pelaku dan menenangkan korban yang tampak gemetar akibat ancaman itu. Beberapa warga kemudian mengunggah video ke media sosial, membuat insiden tersebut viral dalam hitungan jam. Video itu memperlihatkan ketegangan antara dua bersaudara yang berdiri berhadapan, sementara sejumlah warga mencoba mencegah perkelahian.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengonfirmasi laporan pengancaman dengan senjata tajam tersebut. Tim penyidik kini memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi dan motif pelaku. “Kami sedang melakukan penyelidikan lanjutan agar kasus ini cepat terang,” ujar Alvin.

Pelantikan Kemendiktisaintek Tekankan Pelayanan

Warga Palakka berharap kedua saudara itu bisa berdamai dan menyelesaikan persoalan keluarga tanpa kekerasan. Mereka menilai pertikaian soal warisan sering memicu perpecahan dan berharap kejadian serupa tidak terulang di kampung mereka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *