Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Tangisan Bocah Gegerkan Warga TPI Palopo, Sang Ibu Menghilang!

Anak terlantar TPI Palopo menangis sendirian setelah ditinggal ibunya sejak sore
Seorang anak terlantar TPI Palopo ditemukan menangis di depan bekas Cafe Miramar

Palopo – Anak terlantar di TPI Palopo mengejutkan warga Kelurahan Ponjalae, Kota Palopo, pada Rabu (6/8/2025) petang. Seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun yang mengaku bernama Ani terlihat menangis sendirian di depan bekas Cafe Miramar, tepat di jalan masuk Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palopo.

Sekitar waktu bada Ashar, seorang wanita yang mengaku bernama Herlina menitipkan anaknya kepada seorang penjual sayur di lokasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa ia ingin melihat perahunya di dalam TPI. Ia berjanji akan kembali segera.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Namun, hingga menjelang waktu Magrib, ibu tersebut tidak juga kembali. Tangisan Ani semakin kencang dan mengundang perhatian warga. Kemudian, seorang warga yang peduli membawa Ani ke rumahnya yang berada di belakang Kantor Dinas Perikanan Palopo.

Selanjutnya, warga mencoba menanyai Ani tentang alamat rumah atau keluarganya. Sayangnya, Ani tidak mengetahui alamat tempat tinggalnya. Ia hanya mengatakan bahwa orang tuanya, Herlina dan Acos, sudah tidak tinggal bersama lagi.

Karena informasi yang terbatas, warga mengalami kesulitan melacak keberadaan keluarganya. Akhirnya, mereka melaporkan situasi tersebut ke aparat setempat.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Anak terlantar TPI Palopo itu belum dijemput hingga pukul 22.30 WITA. Keadaan ini membuat warga semakin khawatir terhadap kondisi Ani yang terus menunggu tanpa kepastian.

Oleh karena itu, pemerintah Kelurahan Ponjalae mengimbau masyarakat yang mengenali anak ini atau mengetahui keberadaan orang tuanya agar segera melapor ke pihak kelurahan atau aparat berwajib.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *