Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Kuliner Sulsel

Bupati Gowa Resmikan Pusat Kuliner Malino, Dorong Wisata dan UMKM Lokal

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang saat melakukan pengguntingan pita sebagai tanda beroperasinya pusat kuliner Malino, di Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (4/7).

Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui peresmian Pusat Kuliner Malino di kawasan puncak wisata Malino, Jumat (4/7). Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, langsung memimpin acara ini dan menyampaikan bahwa kehadiran pusat kuliner tersebut melengkapi potensi wisata alam Malino.

“Malino terkenal dengan keindahan alamnya. Sekarang, kami hadirkan pusat kuliner yang representatif agar wisatawan bisa menikmati alam sekaligus mencicipi kuliner lokal,” ujar Bupati Husniah.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Menurutnya, pusat kuliner ini membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Pemerintah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini sebagai wadah pengembangan ekonomi kreatif.

Bupati juga mendorong Camat Tinggimoncong dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa untuk aktif mempromosikan lokasi tersebut. Ia menekankan pentingnya strategi promosi yang masif agar pusat kuliner ini menarik lebih banyak pengunjung dari luar daerah.

“Ini baru tahap awal. Kami akan terus mengembangkan fasilitas, seperti menambahkan hiburan live music dan kios oleh-oleh yang menampilkan produk kerajinan lokal,” ungkapnya.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Peresmian ini juga bertepatan dengan persiapan acara tahunan Beautiful Malino yang tinggal menghitung hari. Pemerintah berharap pengunjung bisa menikmati keseluruhan pengalaman wisata mulai dari alam, budaya, hingga kuliner.

“Kami ingin saat Beautiful Malino berlangsung, semua fasilitas sudah siap. Wisatawan bisa menikmati suasana sejuk sambil berwisata kuliner,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Nasrun, melaporkan bahwa pusat kuliner ini memiliki 73 kios. Hingga soft opening, sebanyak 53 kios telah diisi oleh pelaku UMKM.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan potensi kuliner Gowa sangat besar untuk berkembang lebih jauh,” jelasnya.

Dengan hadirnya pusat kuliner ini, Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan lonjakan jumlah wisatawan dan peningkatan ekonomi warga, khususnya pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan dan kerajinan tangan. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *