Selayar – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menegaskan bahwa daerahnya harus segera bertransformasi dari ketergantungan pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menuju energi baru dan terbarukan. Ia menyampaikan seruan tersebut saat menerima kunjungan Manager PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba, Rijal Abdul Rasyid, dan Manager PT PLN Indonesia Power UBP Tello, Hariady Bayu Aji, di ruang kerjanya, Selasa (5/8/2025).
Dalam pertemuan itu, jajaran manajemen PLTD Tangkala memaparkan kondisi sistem kelistrikan terkini di wilayah Selayar. Mereka menyebutkan bahwa saat ini pasokan listrik masih menghadapi defisit daya yang cukup serius. Untuk mengatasi persoalan tersebut, PLN melakukan percepatan overhaul mesin, memperbaiki unit pembangkit yang rusak, serta menghadirkan lima unit mesin sewa guna menambah kapasitas daya sementara.
Transformasi Energi Jadi Solusi Jangka Panjang
Bupati Natsir menyampaikan bahwa Selayar sebagai wilayah kepulauan memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Menurutnya, kondisi ini semestinya menjadi alasan utama untuk menghadirkan solusi kelistrikan yang lebih permanen dan berkelanjutan.
“Masyarakat saya juga ingin menikmati listrik yang stabil seperti warga di daerah lain. Kita tidak bisa terus bergantung pada PLTD yang boros dan sering bermasalah. Harus ada perubahan ke sumber energi yang lebih bersih dan terbarukan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa ketidakstabilan listrik telah berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, ia meminta kepada PLN agar segera melakukan transformasi ke sistem Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Lebih lanjut, Bupati Natsir mendorong agar PLN Bulukumba memperkuat koordinasi dengan PLN Regional Makassar dan PLN Pusat. Ia juga mengusulkan agar status PLN Ranting Selayar ditingkatkan menjadi Cabang, agar pelayanan kelistrikan semakin maksimal.
“Lakukan koordinasi yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan. Dorong percepatan transformasi PLTD Selayar menjadi PLTG. Ini soal layanan dasar, bukan sekadar proyek teknis,” pintanya.
Menutup pertemuan tersebut, Bupati Natsir mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi menyelesaikan persoalan kelistrikan yang telah lama membebani warganya.
“Sudah saatnya kita beranjak dari ketergantungan pada PLTD menuju sumber energi yang ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan pelayanan publik,” tutupnya.





Komentar