Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Teknologi

DFFS Enrekang Jadi Sorotan Dunia, Peneliti Belanda Turun Langsung

inovasi pertanian digital Enrekang
Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, mendukung keberlanjutan inovasi pertanian digital Enrekang melalui platform DFFS yang kini dikenal di tingkat global.

Enrekang – Inovasi pertanian digital Enrekang terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada Minggu (27/7/2025), Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, menyambut langsung kunjungan dua peneliti asal Belanda, Prof. Loes Witteveen dari Van Hall Larenstein University of Applied Science dan Dr. Rico Lie dari Wageningen University and Research. Keduanya hadir bersama perwakilan Universitas Hasanuddin (UNHAS) sebagai bagian dari program kolaborasi lintas negara.

Prof. Loes memuji kemajuan pertanian Enrekang, terutama karena pendekatan kolaboratif yang diterapkan pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut Digital Farmer Field School (DFFS) sebagai contoh sukses penerapan teknologi digital di sektor pertanian. Platform ini memungkinkan petani, penyuluh, dan pemerintah bertukar informasi secara real-time. Selain itu, DFFS juga telah masuk dalam publikasi resmi FAO sebagai praktik terbaik skala global.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Prof. Darmawan Salman (UNHAS) dan Lia Lairing, pencetus awal DFFS. Lia kini aktif memperkenalkan DFFS di berbagai forum internasional. Sementara itu, Bupati Yusuf mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inovasi demi kesejahteraan petani.

“Sebagai petani, saya sangat memahami kesulitan di lapangan. Oleh karena itu, kami percaya DFFS bisa menjadi solusi bagi komoditas strategis seperti bawang merah,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, Sekda Enrekang, Dr. Zulkarnaen, menambahkan bahwa pertanian menjadi identitas lokal yang perlu beradaptasi. Menurutnya, pendekatan digital akan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Uji coba DFFS di Kecamatan Baroko menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kemudian, pemerintah berencana mengintegrasikan platform ini dengan Klinik Tani, program baru dari Dinas Pertanian. Melalui inovasi ini, penyuluh mampu menjangkau lebih banyak petani dan mempercepat layanan pertanian.

Dengan langkah progresif ini, inovasi pertanian digital Enrekang tidak hanya menjadi solusi lokal, tetapi juga model global untuk transformasi pertanian inklusif dan modern.

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 Favorit Poster Nasional Business Plan Competition

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *