Palopo – Penganiayaan di Palopo kembali menghebohkan warga setelah seorang pria berusia 63 tahun meninggal dunia akibat insiden pemukulan di Jalan Andi Pangeran, Kelurahan Luminda, Wara Utara, Rabu malam 12 November 2025. Sat Reskrim Polres Palopo dan Polsek Wara Utara langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 20.00 Wita untuk menindaklanjuti laporan warga.
Kronologi Insiden yang Menegangkan
Korban Dahlan Jalani (63) keluar dari Warung Ballo dalam keadaan mabuk sekitar pukul 19.30 Wita. Saksi P (60), seorang pedagang bakso, melihat korban berjalan ke belakang pos dagangannya untuk buang air kecil. Tidak lama kemudian, pelaku AS (45) melaju dari arah Toko Baru dan hampir menabrak korban yang hendak pulang.
Pelaku Melakukan Pemukulan
AS turun dari sepeda motor, lalu memukul korban satu kali menggunakan tangan kosong. Pukulan tersebut membuat korban terjatuh dan mengalami luka robek di bagian belakang kepala. Warga segera mengangkat korban masuk ke warung setelah melihat kondisi korban yang tidak sadarkan diri akibat penganiayaan di Palopo tersebut.
Perawatan Korban dan Kondisi yang Memburuk
Korban sempat sadar dan pergi ke toilet, tetapi tubuhnya penuh feses saat keluar. Kemudian, warga membawa korban ke RS Palammai Tandi sekitar pukul 22.00 Wita. Dr. Bakri memeriksa korban dan menemukan luka serius di kepala disertai muntah darah.
Polisi Mengamankan Pelaku
Pada pukul 03.22 Wita, korban menghembuskan napas terakhir. IPTU Syahrir bersama tim Reskrim mengamankan AS dan melakukan pemeriksaan lanjutan. Unit Inafis yang memeriksa tubuh korban menemukan beberapa luka tambahan pada bagian kepala dan sela-sela jari.





Komentar