Gowa — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, hadir dalam Panen Raya Jagung NK Sumo Sakti di Dusun Samaya, Desa Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, pada Kamis (19/6). Ia menyatakan bahwa sektor pertanian, khususnya jagung hibrida, menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah dan produk utamanya terus menunjukkan tren peningkatan positif setiap tahunnya.
Menurut data resmi BPS yang dikutip Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin, produktivitas jagung setiap hektare meningkat dari:
- 6,18 ton/ha pada 2023
- 6,39 ton/ha pada 2024
- dan mencapai 6,76 ton/ha pada 2025.
Jumlah produksi rata-rata jagung di Kabupaten Gowa selama dua tahun terakhir diklaim mencapai 350 ribu ton per tahun.
Bupati Husniah menyampaikan apresiasi kepada PT Syngenta Indonesia atas dukungan inovasi teknologi dan benih hibrida yang mendukung peningkatan produktivitas jagung. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara petani, korps kepolisian, perusahaan, dan pemerintah daerah merupakan kunci keberhasilan program ini. Selain itu, teknologi tepat guna dan pendampingan berkelanjutan diyakini dapat mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Fajaruddin menambahkan bahwa panen pertama dilakukan di lahan seluas 7 hektare dari total luasan sekitar 200 hektare, menggunakan varietas benih hibrida NK Sumo Sakti.
Bupati Husniah mengajak semua pihak untuk menjaga semangat gotong royong dan terus meningkatkan inovasi serta produktivitas jagung. “Mari kita jaga semangat gotong royong dan terus tingkatkan produktivitas pertanian kita demi kemajuan bersama,” tegasnya. <spl>





Komentar