Luwu Timur – RSUD I Lagaligo membantah isu yang menyebutkan pihaknya memulangkan pasien hamil dengan janin membusuk. Humas rumah sakit menjelaskan klarifikasi ini pada Rabu, 3 September 2025, setelah kabar tersebut ramai di media sosial.
Rumah sakit merawat pasien sejak 22 hingga 29 Agustus 2025. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut. Dokter spesialis kandungan lalu memeriksa pasien dan mendiagnosa Abortus Iminens atau ancaman keguguran.
Dokter memberikan obat agar janin tetap bertahan. Pada 28 Agustus, tim medis melakukan pemeriksaan USG dan tidak menemukan tanda-tanda pembusukan. Sehari setelahnya, dokter menilai kondisi pasien cukup stabil sehingga pasien bisa pulang dan beristirahat di rumah.
Bidan yang merawat bahkan menanyakan apakah pasien ingin pulang hari itu atau menunda kepulangan. Pasien memilih untuk pulang pada 29 Agustus 2025.
Humas RSUD I Lagaligo menegaskan hasil pemeriksaan medis membuktikan janin tidak mengalami pembusukan. Pihak rumah sakit juga memastikan semua dokter menangani pasien sesuai prosedur medis standar, berlandaskan keilmuan, dan profesionalisme.





Komentar