Wajo – Video warga Desa Wele, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang swadaya memperbaiki jalan poros Anabanua–Belawa viral di media sosial. Aksi gotong royong ini muncul karena jalan rusak parah belum tersentuh perbaikan pemerintah, sehingga warga patungan hingga jutaan rupiah untuk membeli material dan menyewa alat berat.
Video berdurasi satu menit itu memperlihatkan alat berat bekerja di tengah tumpukan batu dan kerikil. Sejumlah warga tampak bersemangat mengatur material, sementara yang lain mengumpulkan sumbangan. “Ini swadaya masyarakat. Kita syukuri karena semua warga bersatu mengumpulkan dana untuk memperbaiki jalan, cenning-cenning ati (seikhlasnya),” ujar seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Warga mengatur perbaikan jalan sesuai kemampuan finansial mereka. Jika dana terkumpul, mereka langsung membeli bahan, lalu melanjutkan pekerjaan. Dalam video juga terlihat beberapa warga memegang uang tunai hasil sumbangan yang jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp5 juta per orang. Ada juga warga yang memilih menyumbang dalam bentuk material seperti pasir dan kerikil.
Unggahan ini langsung menuai respons netizen. Banyak yang memuji solidaritas masyarakat Belawa, namun tidak sedikit pula yang melayangkan kritik terhadap pemerintah. “Kemana pemerintahnya?” tulis akun Facebook Raffy Amirullah. Komentar senada datang dari warganet lain yang mengaku sudah lama menunggu perbaikan jalan. “Dari dulu jalan ini hancur,” tulis Putra Bugis Risky.
Solidaritas warga Belawa menunjukkan bahwa kepedulian bersama mampu menjadi solusi ketika pemerintah lambat merespons persoalan infrastruktur. Namun, kondisi ini juga menimbulkan pertanyaan besar tentang peran pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas dasar bagi masyarakat. Hingga saat ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Wajo, Yasser, belum memberikan tanggapan meski sudah dikonfirmasi oleh awak media.





Komentar