Makassar – Aksi protes seorang pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Makassar viral di media sosial setelah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) mengembok mobil miliknya. Kendaraan tersebut terparkir di bahu jalan dan memicu kemacetan di kawasan Jalan Letjen Hertasning.
Peristiwa ini terjadi di depan Kantor Bapas Makassar pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, petugas Dishub Makassar menggelar penertiban parkir di sepanjang Jalan AP Pettarani dan Jalan Letjen Hertasning.
Kepala Bidang Terminal Perparkiran Audit dan Inspeksi (TPAI) Dishub Makassar, Irwan Sampeang, menjelaskan bahwa kendaraan yang parkir di area tersebut mengganggu arus lalu lintas, terutama karena berada di tikungan jalan.
“Kami menertibkan parkir di Pettarani dan Hertasning. Di depan Bapas, kendaraan parkir tepat di belokan sehingga menyebabkan kemacetan,” jelas Irwan, Selasa (7/4/2026).
Petugas Dishub kemudian menggembok sejumlah mobil yang melanggar aturan. Namun, salah satu pegawai Bapas memprotes tindakan tersebut dan beralasan hanya menggunakan sebagian ruas jalan.
Irwan menegaskan bahwa aturan tetap melarang parkir di bahu jalan, terlebih di area tikungan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
“Alasannya hanya pakai satu ruas, tapi aturan tetap melarang, apalagi di belokan. Itu jelas pelanggaran,” tegasnya.
Perdebatan sempat memanas antara pegawai tersebut dengan personel Satlantas Polrestabes Makassar. Polisi langsung memberikan penjelasan terkait aturan lalu lintas yang melarang parkir di bahu jalan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.
Situasi akhirnya mereda setelah rekan kerja pegawai Bapas menenangkan yang bersangkutan. Meski menolak penilangan, pegawai tersebut akhirnya bersedia menandatangani surat pernyataan.
Petugas Dishub kemudian membuka gembok kendaraan setelah pegawai itu berkomitmen tidak lagi parkir di lokasi tersebut.
Dalam operasi penertiban tersebut, petugas menjaring 17 mobil. Sebanyak 11 kendaraan di antaranya berada di depan Kantor Bapas Makassar.
Video kejadian ini memperlihatkan pegawai Bapas yang terlibat adu argumen dengan petugas sebelum akhirnya situasi kembali kondusif.





Komentar