Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Olahraga

PSM Makassar Terus Terjatuh, Bali United Pulang dengan Kemenangan 2-0

Striker PSM Makassar Alex Tanque berebut bola dengan kapten Bali United Ricky Fajrin dalam laga Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie Parepare.

PareparePSM Makassar kembali menelan kekalahan saat menjamu Bali United dalam lanjutan Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2026) malam, tim berjuluk Juku Eja takluk dengan skor 0-2 dan mencatat empat kekalahan beruntun musim ini.

Bali United langsung mencuri gol cepat melalui Mirza Mustafic ketika pertandingan baru berjalan sekitar 30 detik. Gol kilat tersebut membuat PSM Makassar berada dalam tekanan sejak awal laga dan harus mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Gol Cepat dan Kartu Merah Mengubah Jalannya Laga

Masalah PSM Makassar semakin berat setelah wasit mengusir Syahrul Lasinari pada menit ke-24. Bek PSM Makassar itu menerima kartu kuning kedua usai menarik Mirza Mustafic, sehingga tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain hingga laga berakhir.

Meski kalah jumlah pemain, PSM Makassar tetap berusaha bangkit. Alex Tanque hampir menyamakan kedudukan pada menit kelima lewat tembakan keras ke pojok kanan gawang, namun kiper Bali United Mike Hauptmeijer menepis bola hingga membentur tiang.

Bali United terus menekan. Thijmen Goppel beberapa kali mengancam lewat sisi sayap, sementara Reza Arya Pratama tampil sigap mengamankan gawang PSM Makassar. Pada menit ke-10, Reza menepis sontekan Jordy Bruijn yang menyambut umpan silang Boris Kopitovic di depan gawang.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Bali United sempat menambah keunggulan di penghujung babak pertama lewat Boris Kopitovic. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Kadek Arel lebih dulu berada dalam posisi offside. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Bali United.

Deretan Peluang PSM Makassar Gagal Berbuah Gol

Memasuki babak kedua, PSM Makassar meningkatkan intensitas serangan meski bermain dengan 10 pemain. Savio Roberto memperoleh peluang emas pada menit ke-54, tetapi tendangan volinya melambung jauh di atas mistar gawang.

Jacques Medina kemudian mendapat kesempatan menyamakan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Bali United. Namun, Medina gagal mengontrol bola dengan sempurna. Tak lama berselang, Alex Tanque kembali membuang peluang terbuka di depan gawang Bali United. Sontekan striker asal Brasil itu melebar meski kiper Bali United sudah kehilangan posisi.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Peluang terbaik PSM Makassar kembali hadir pada menit ke-71. Jacques Medina mengirim umpan silang matang ke dalam kotak penalti, namun Alex Tanque kembali gagal memaksimalkannya karena sepakan jarak dekatnya melambung.

Gol Penutup Bali United dan Dampaknya ke Klasemen

Alih-alih menyamakan kedudukan, PSM Makassar justru kebobolan gol kedua di penghujung laga. Thijmen Goppel mencetak gol lewat serangan balik cepat dan memastikan kemenangan Bali United.

Insiden terjadi setelah gol tersebut. VAR meninjau pelanggaran Ananda Raehan dan wasit langsung mengganjar pemain PSM Makassar itu dengan kartu merah karena menyikut pemain Bali United.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif PSM Makassar. Sebelumnya, Juku Eja juga kalah dari Borneo FC, Persib Bandung, dan Malut United. Empat kekalahan beruntun membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-10 klasemen dengan koleksi 19 poin.

Sementara itu, kemenangan atas PSM Makassar mengangkat posisi Bali United ke peringkat ketujuh Super League 2025/2026 dengan raihan 27 poin.

Susunan Pemain

PSM Makassar (4-2-3-1):
Reza Arya; Rizky Eka (Mufli Hidayat 85’), Yuran Fernandes, Aloisio Neto, Syahrul Lasinari; Gledson Paixao, Daisuke Sakai; Victor Dethan (Ananda Raehan 46’), Savio Roberto (Muhammad Arfan 64’), Jacques Medina (Abdul Rahman 85’); Alex Tanque
Pelatih: Tomas Trucha

Bali United (4-3-3):
Mike Hauptmeijer; Ricky Fajrin, Kadek Arel (Made Tito 86’), Joao Ferrari, Rizky Dwi Febrianto; Kadek Agung, Tim Receveur, Jordy Bruijn (Rahmat Arjuna 58’); Mirza Mustafic, Boris Kopitovic (Jens Raven 65’), Thijmen Goppel
Pelatih: Johnny Jansen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *