Makassar – Tawuran di Makassar kembali pecah di Kecamatan Tallo saat pemuda dari Kampung Borta dan Sapiria saling menyerang pada Senin (17/11/2025) malam. Bentrokan ini menewaskan satu warga dan membakar tujuh rumah semi permanen serta dua motor milik warga.
Korban bernama Nur Syam alias Kipas (40) tumbang setelah peluru senapan angin mengenai kepala kanannya. Warga membawa korban ke rumah sakit untuk menyelamatkan nyawanya, tetapi kondisinya terus memburuk hingga ia meninggal. “Korban terkena peluru saat ia bersembunyi di rumah. Kondisinya makin menurun sehingga kami membawanya ke rumah sakit,” kata Sumardi (50), warga setempat.
Petugas Damkar Terhambat Tawuran
Kobaran api terus membesar saat tawuran di Makassar itu berlangsung. Petugas Damkar berjuang menembus kemacetan dan kerumunan warga yang menonton bentrokan. Kepala Bidang Operasi Damkar Makassar, Cakrawala, mengerahkan 13–15 armada dari beberapa pos untuk memadamkan api.
Ia menemukan jeriken berisi bahan bakar serta mendengar ledakan petasan di sekitar lokasi yang memperkuat dugaan bahwa para pelaku tawuran sengaja membakar rumah warga.
Polisi Menyisir Lokasi dan Memburu Pelaku
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, mengerahkan personel untuk menyisir lokasi dan mengejar pelaku yang terlibat. “Kami terus mendalami pemicu tawuran dan kebakaran. Semalam, para pelaku bahkan menyerang anggota kami saat patroli,” ujarnya. Polisi memasang garis polisi dan mengamankan jeriken berisi bensin sebagai barang bukti.
Wali Kota dan Gubernur Desak Penindakan Serius
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meminta aparat menindak tegas para pelaku yang terus memicu tawuran di Makassar, terutama di wilayah Tallo yang kerap bergolak. Ia menilai pelaku yang sama berulang kali menggerakkan warga untuk melakukan bentrokan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Polrestabes dan Brimob untuk menangkap semua pelaku. Mereka melakukan tindakan kriminal yang harus kita proses dengan serius,” tegasnya.
Munafri juga menyiapkan program jangka panjang untuk mencegah pemuda di Tallo kembali terlibat dalam aksi negatif. Ia merancang aktivitas produktif, pelatihan, dan pembinaan agar remaja memiliki ruang kegiatan yang positif.
Gubernur Sulsel Turun Tangan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, berkoordinasi dengan Kapolda Sulsel untuk mengamankan lokasi tawuran. Ia meminta warga menahan diri agar situasi tidak berkembang menjadi konflik lebih besar.
“Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas. Kami tidak ingin muncul korban baru,” ucapnya.
Tim Damkar menyelesaikan pendinginan di area pekuburan umum Beroangin setelah api melahap tujuh rumah warga. Hingga siang hari, petugas tidak menemukan korban tambahan. Cakrawala menegaskan bahwa berbagai temuan di lapangan menunjukkan bahwa pelaku tawuran sengaja memicu kebakaran.





Komentar
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.