Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Politik Sulsel

Sulsel dan Maros Masuk Nominasi TPKAD Award 2025, Bukti Nyata Inklusi Keuangan Daerah

Potret 2 pejabat pemprov Sulsel

Sulawesi Selatan – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kabupaten Maros kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan masuk dalam nominasi TPKAD Award 2025, ajang bergengsi yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengapresiasi pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menyatakan bahwa masuknya Sulsel dalam nominasi ini menjadi pengakuan terhadap berbagai inisiatif dan kebijakan yang dijalankan untuk mendorong inklusi keuangan yang merata.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Kita akan mewakili Bapak Gubernur untuk memaparkan berbagai langkah yang telah ditempuh dalam memperluas akses keuangan daerah,” ujar Jufri Rahman saat menerima audiensi dari OJK Sulselbar, Rabu (4/6).

Menurutnya, inklusi keuangan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat desa yang selama ini kurang terjangkau layanan keuangan formal.

Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Sulselbar, Amiruddin Muhidu, membenarkan bahwa Sulsel dan Maros telah ditetapkan sebagai dua daerah nominasi untuk TPKAD Award tahun ini.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

“Sesuai surat dari kantor pusat, untuk tahun 2025 ini ada dua pemerintah daerah yang masuk nominasi TPKAD Award, yakni Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Maros,” ungkap Amiruddin.

Ia menambahkan, pemilihan nominasi dilakukan berdasarkan kinerja nyata TPKAD di daerah dalam mendorong pemerataan akses keuangan melalui program-program yang relevan dan berkelanjutan.

TPKAD sendiri merupakan forum koordinasi antarinstansi daerah yang bertugas mengakselerasi inklusi keuangan melalui literasi keuangan, penyediaan akses pembiayaan, dan penguatan sektor ekonomi prioritas.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

“Penghargaan ini sekaligus mendorong kompetisi sehat antar-daerah dalam mengembangkan program inklusi keuangan yang merata hingga ke pelosok desa,” tegas Jufri.

Sulawesi Selatan bukan pendatang baru dalam ajang ini. Sebelumnya, provinsi ini pernah menyabet TPKAD Award pada 2019 dan 2020 berkat penguatan ekonomi lokal di sektor pertanian, pembangunan ekosistem UMKM, dan pengembangan layanan keuangan digital pedesaan.

Dengan kembali masuk nominasi tahun ini, Sulsel dan Maros menunjukkan komitmen nyata untuk memperkuat ekonomi inklusif yang berpihak pada masyarakat bawah, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia. <spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *