Bulukumba – Suasana penuh kehangatan menyelimuti The Tavia Hotel Heritage, Jakarta, saat pelantikan pengurus Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KMB) berlangsung pada Sabtu (23/8) siang. Pada momen itu, tidak hanya rangkaian acara yang berjalan khidmat, tetapi juga semangat kebersamaan yang tampak jelas di antara hadirin. Lebih dari itu, acara tersebut menjadi momentum penting bagi warga Bulukumba di perantauan, sebab melalui kesempatan ini mereka meneguhkan tekad untuk terus menjaga persatuan. Selain itu, mereka juga memperkuat sinergi dalam wadah besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), sehingga kebersamaan yang terjalin mampu melahirkan energi baru demi kebaikan bersama.
Ketua Umum KKSS, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan pesannya melalui sambungan video call dari Jawa Tengah. Ia menekankan pentingnya solidaritas sebagai kunci memperkuat organisasi. “Selamat kepada KMB Bulukumba. Mari kita saling sipakalebbi dan saling menghidupkan,” ucap Amran. Pesan tersebut menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik.
Dalam momen yang sama, Ketua Harian BPP KKSS, Andi Muhammad Syakir, menegaskan peran KMB sebagai salah satu pilar penting dalam membesarkan KKSS. “Kita harus memberikan pikiran konstruktif. Saatnya KKSS tampil di depan dalam membangun bangsa. Program strategis ekonomi dan pendidikan harus menjadi fondasi kuat melahirkan SDM unggul,” tuturnya.
Sinergi KMB Bulukumba
Pelantikan itu mengangkat tema “Sinergi KMB Bulukumba, Berkhidmat untuk Negeri.” Jumrana Salikki kembali terpilih sebagai Ketua KMB Bulukumba untuk periode 2025–2030. Ia berdampingan sekretaris Jenderal Syaefullah Hamid serta Bendahara Umum Andi Kurniati. Pengukuhan terlaksana dengan penyerahan bendera pataka oleh Andi Muhammad Syakir.
Surat Keputusan Struktur Kepengurusan di bacakan oleh Wakil Sekretaris KKSS, Jaya Lupu. Acara juga menghadirkan tokoh-tokoh KKSS seperti Muchlis Patahna, Ibnu Munsir, serta para ketua pilar dari berbagai daerah Sulawesi Selatan. Hadir pula para sesepuh KMB Bulukumba, termasuk Aspar Paturusi dan Mayjen (Purn) Lutfi Beta, yang memberikan nuansa kehormatan bagi jalannya acara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Andi Buyung Saputra, turut hadir mewakili Bupati Bulukumba. Ia menegaskan harapannya agar KMB Bulukumba menjadi wadah pengabdian nyata. “Sumbangsih pikiran sangat diharapkan untuk membangun Bulukumba dan menjadi pilar utama bagi Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Yang menarik, seluruh pengurus tampil dengan busana tradisional serba hitam khas Suku Kajang. Selain itu, warna hitam tersebut tidak sekadar menjadi pilihan busana, melainkan juga melambangkan kesederhanaan, menegaskan kesetaraan, serta memperkuat identitas budaya yang senantiasa dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, penampilan mereka menghadirkan nuansa khidmat sekaligus memperlihatkan kebanggaan terhadap akar tradisi.
Ketua KMB Bulukumba, Jumrana Salikki, menegaskan komitmennya memperkuat kiprah organisasi. “KKSS adalah rumah besar kita semua, tempat bernaung dan mengabdi. Dalam rumah besar ini, KMB Bulukumba hadir sebagai perekat perantau Bulukumba di seluruh tanah air,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa KMB harus selalu berada di garda terdepan. Oleh karena itu, organisasi ini di tuntut tampil lebih kuat, semakin berjaya, memberikan manfaat nyata, serta terus bersinergi dengan KKSS. Selain itu, baginya momen ini bukan sekadar acara pelantikan, melainkan awal dari pengabdian baru. Dengan demikian, seluruh pengurus di tantang untuk bekerja dengan niat yang tulus, semangat yang ikhlas, dan tekad yang kuat demi masa depan bersama.





Komentar