Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Sulsel

Gempar di Enrekang! Empat Pejabat Baznas Terseret Skandal Korupsi ZIS Rp16,6 Miliar

Foto Ilustrasi

EnrekangKorupsi ZIS Enrekang memasuki babak baru ketika Kejari Enrekang menetapkan empat pejabat Baznas sebagai tersangka. Pengumuman itu berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, pukul 19.00 WITA. Penyidik mengambil langkah ini setelah memproses enam Surat Perintah Penyidikan sejak April hingga Oktober 2025.

Keempat tersangka itu meliputi S, mantan ketua Baznas, serta B, KL, dan HK yang menjabat sebagai komisioner. Penyidik menilai mereka mengambil keputusan terkoordinasi sejak tahap administrasi hingga penyaluran bantuan.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Modus Penyimpangan Dana

Penyidik menemukan pemotongan zakat terhadap mustahik yang tidak memiliki kewajiban zakat. Mereka juga mendapati verifikasi administrasi palsu serta laporan pertanggungjawaban yang tidak sesuai fakta.

Selain itu, penyidik menemukan penyaluran dana ke organisasi yang tidak masuk delapan asnaf. Lalu, beberapa tersangka merangkap sebagai pengurus lembaga penerima bantuan. Kondisi ini memicu conflict of interest yang besar dalam Korupsi ZIS Enrekang.

Penyalahgunaan Dana Amil

Para tersangka memakai dana amil untuk belanja pegawai secara berlebihan. Mereka memasukkan gaji, tunjangan, insentif lembur, hingga gaji ke-13 dalam jumlah besar. Angka itu melampaui batas 50 persen dana amil yang berlaku dalam syariah.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Penyidik juga melihat pemotongan tambahan dari dana bantuan mustahik. Akibatnya, hak penerima zakat menyusut.

Kerugian Negara

Audit Inspektorat Sulsel dan Kementerian Agama menghitung kerugian negara hingga Rp16,6 miliar. Para tersangka baru mengembalikan Rp1,115 miliar ke rekening penitipan negara.

Kejari Enrekang menahan keempat tersangka selama 20 hari sejak 27 November 2025. Dokter memastikan kondisi mereka sehat sebelum masuk Rutan Kelas IIb Enrekang.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Selanjutnya, penyidik terus menelusuri pihak lain yang ikut terlibat dalam perkara ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *