Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Sulsel

Penyaluran MBG B3 Tepat Sasaran Kabupaten Jeneponto

Jeneponto – Tim BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan memantau penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta balita pada dua desa sasaran di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Kamis (20/11/2025). Pemantauan tersebut berlangsung pada Desa Pallengu dan Desa Tombo-Tombolo dengan fokus memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran. Kunjungan itu oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqon, bersama Kepala Dinas PPKB Jeneponto, Siti Meriam, serta tim dari Direktorat Kebijakan Strategi Bidang Peningkatan Akses dan Kualitas Pembangunan dan Pelayanan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN.

Mereka meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pusat pengolahan sekaligus penyaluran MBG. Para petugas melihat alur dari dapur SPPG sampai makanan keluarga sasaran. Proses tersebut penting karena menentukan keberhasilan program dalam meningkatkan gizi kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Komitmen MBG Dorong Akses Gizi Keluarga

Kegiatan pemantauan bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh tentang kualitas layanan gizi, termasuk peran kader pendamping yang mengawal proses penyaluran. Para kader memiliki tanggung jawab memastikan setiap paket makanan bergizi sampai tepat waktu oleh penerima manfaat. “Peran tenaga lini lapangan termasuk kader pendamping dalam pendistribusian MBG sangat vital karena menjadi ujung tombak program yang memastikan makanan bergizi ini benar-benar sampai dan terkonsumsi oleh sasaran,” ujar Kepala BKKBN Sulsel, Shodiqon.

Provinsi Sulawesi Selatan tercatat telah memiliki 481 dapur SPPG, dengan 131 dapur yang sudah menyalurkan MBG kepada 35.426 penerima manfaat. Kabupaten Jeneponto berkontribusi melalui 39 dapur SPPG, sedangkan 26 di antaranya sudah aktif menyalurkan kepada 13.629 sasaran. Angka ini menunjukkan meningkatnya kapasitas daerah dalam menjalankan program pemenuhan gizi keluarga.

SPPG Pallengu sebagai salah satu lokasi kunjungan telah melayani 23 ibu hamil, 30 ibu menyusui, serta 139 balita non-PAUD. Jumlah tersebut menandakan tingginya kebutuhan layanan gizi pada wilayah tersebut sekaligus besarnya tanggung jawab tenaga pendamping.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Kabupaten Jeneponto memiliki sumber daya lapangan yang kuat untuk mendukung keberlangsungan program MBG. Tercatat 83 PKB/PLKB, 113 anggota IMP Bangga Kencana, 699 Sub IMP, serta 798 kader TPK terlibat aktif dalam proses pendampingan. Ketersediaan sumber daya ini menjadi kekuatan yang mendorong distribusi MBG tetap berjalan konsisten sampai level keluarga. Dengan dukungan tenaga lapangan yang besar serta komitmen pemda, pelaksanaan MBG di Jeneponto diharapkan mampu meningkatkan status gizi ibu dan anak secara lebih berkelanjutan.

Komentar

  1. Binance berkata:

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

  2. Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you. https://www.binance.bh/register?ref=IXBIAFVY

  3. fitfi berkata:

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *