Soppeng — Ribuan pecinta Vespa dari seluruh Indonesia akan memadati Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, dalam Jambore Nasional (Jamnas) ke-4 Ikatan Vespa Indonesia (IVI) tahun 2025. Ajang berskala nasional itu tidak hanya menjadi pertemuan komunitas scooterist, tetapi juga sarana promosi wisata dan budaya khas “Bumi Latemmamala.”
Ketua Pengda IVI Sulsel, Jumardi, menjelaskan bahwa panitia ingin peserta menikmati keindahan Soppeng, bukan hanya suasana acara. Ia mengajak para scooterist menjelajahi destinasi unggulan seperti pemandian air panas Lejja, wisata alam Ompo, hingga berbagai tradisi dan kesenian khas masyarakat.
“Kami ingin peserta mengenal pesona alam dan budaya Soppeng secara langsung. Banyak tempat menarik yang patut mereka kunjungi,” ujar Jumardi pada Rabu (12/11).
Soppeng Jadi Tuan Rumah Jamnas 2025
Jumardi menyebut tim IVI memilih Soppeng karena daerah ini memiliki keindahan alam yang khas dan masyarakat yang ramah. Secara geografis, Soppeng terletak di titik tengah Indonesia, tepatnya di kawasan Umpungeng. “Tahun ini, Jamnas Vespa untuk pertama kalinya berlangsung di luar Pulau Jawa. Kami memilih Soppeng karena letak strategis dan pesona alamnya yang kuat,” kata Jumardi.
Ia menegaskan bahwa dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Soppeng mendorong panitia untuk menjadikan acara ini sebagai momentum promosi wisata dan budaya. “Semangat persaudaraan Vespa selaras dengan semangat pengembangan pariwisata lokal,” tambahnya.
IVI melibatkan komunitas lokal seperti Soppeng Scooter Solidarity (SSS) dan Kota Kalong Scooter Club (KKSC) dalam pelaksanaan kegiatan. Kedua komunitas itu mengatur koordinasi lapangan dan menyambut ribuan peserta yang akan hadir.
Ketua Panitia Jamnas, Muh Agussalih, menjelaskan bahwa tema kegiatan mengusung filosofi Bugis “Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge”—prinsip saling menghargai dan mengingatkan. Nilai itu sejalan dengan semangat komunitas Vespa yang dikenal lewat slogan “Satu Vespa, Sejuta Saudara.”
“Acara ini mempertemukan ribuan scooterist dari berbagai daerah dan membuka peluang bagi UMKM serta pelaku pariwisata untuk memperkenalkan produk mereka,” ujar Agussalih.
Panitia menyiapkan konvoi Vespa dan pertunjukan budaya yang menghadirkan kelompok adat Mattojang dari Desa Laringgi, Mappadendang dari Marossa Lilirilau, pesilat dari Lalabata, serta penari dari berbagai sanggar seni.
Rangkaian kegiatan tersebut menonjolkan kekompakan komunitas sekaligus menampilkan kekayaan budaya Bugis yang melekat pada masyarakat Soppeng. “Kami ingin Jamnas ini menjadi ruang pertemuan budaya. Para peserta dapat merasakan keramahan masyarakat Soppeng sambil mendukung ekonomi lokal,” kata Agussalih.
Panitia menjadwalkan Jamnas Vespa ke-4 pada 14–16 November 2025. Mereka menargetkan kehadiran lebih dari 7.000 peserta dari berbagai daerah. Pemerintah daerah dan panitia menyiapkan lokasi khusus untuk kegiatan utama, bazar UMKM, serta area camping.





Komentar
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://accounts.binance.info/ru-UA/register-person?ref=JVDCDCK4
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good. https://www.binance.com/register?ref=QCGZMHR6
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.