Bone – Kapal kayu dan perahu ketinting saling berhadapan di tikungan sempit Sungai Watu, Bone, pada Minggu (23/11/2025) siang. Keduanya gagal menghindar hingga bertabrakan dan menewaskan MN (28), penumpang perahu ketinting.
Kapolsek Cenrana Iptu Muh Arfah mengonfirmasi insiden tersebut. “Betul ada kecelakaan laut di Sungai Watu. Ada satu orang yang meninggal dunia yang merupakan penumpang perahu ketinting,” ujar Arfah pada Senin (24/11).
Arfah menjelaskan bahwa Aras (30), pengemudi kapal kayu, mencoba menepi di sisi sungai. Pada saat yang sama, Musmuliadi (28) mengarahkan perahu ketintingnya dari arah depan. Aras menumpuk gabus berukuran besar di bagian depan kapal sehingga benda itu menghalangi pandangannya. “Perahu kayu itu diduga tidak melihat kapal kayu karena pandangan terhalang dengan gabus besar yang dimuatnya sehingga terjadi tabrakan,” kata Arfah.
Benturan keras melukai MN dengan sangat parah. Warga di sekitar lokasi langsung mengangkat korban dan membawanya ke RSUD Tenriawaru Watampone. Dokter kemudian menangani luka yang ia alami. Arfah menggambarkan kondisinya. “Penumpangnya MN mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan mulut mengeluarkan darah serta kelopak mata kiri mengalami lebam,” ujarnya.
Tim medis bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa MN, tetapi luka berat merusak banyak bagian tubuh korban. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Tapi pas sore korban sudah meninggal dunia,” tuturnya.





Komentar