Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Ekonomi Gaya Hidup Otomotif

Trail Adventure Bhayangkara 2025 Meriahkan Selayar

Potret saat kegiatan dimulai

Selayar — Suasana penuh semangat menyelimuti Taman Pusaka Benteng pada Sabtu pagi, (26/7). Ratusan raider dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berkumpul untuk mengikuti Latihan Bersama (Latber) Trail Adventure Bhayangkara di Kabupaten Kepulauan Selayar. Asisten I Setda, M. Yunan Krg Tompo Bulu, mewakili Bupati Selayar, secara resmi melepas para peserta di titik start.

Para raider menempuh rute sejauh 90 kilometer dengan tema Jelajah Alam Bumi Tanadoang, melintasi empat kecamatan: Benteng, Bontoharu, Bontomanai, dan Buki. Jalur ini menawarkan berbagai tantangan alam seperti bukit terjal, hutan lebat, dan jalur perkampungan, namun menyuguhkan keindahan khas Kepulauan Selayar yang tak terlupakan.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Panitia menghadirkan 2 mobil evakuasi, 3 ambulans, dan 3 pos pengawasan untuk menjaga keselamatan peserta selama mengikuti trail adventure. Di garis finish, suasana semakin meriah berkat hiburan musik live, penampilan DJ, serta pembagian doorprize menarik dari para sponsor.

Kehadiran AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., Kapolres Luwu yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Selayar, menjadi momen spesial. AKBP Adnan Pandibu ikut menjajal jalur trail bersama peserta lainnya, dan komunitas trail lokal menyambutnya dengan hangat.

Kapolres Didid Imawan mengapresiasi seluruh peserta dan pihak yang bekerja sama menyukseskan Trail Adventure Bhayangkara 2025 di Kepulauan Selayar. “Kami ucapkan selamat datang dan selamat menjelajah alam Kepulauan Selayar bagi seluruh raider. Semoga kegiatan ini berlangsung lancar, aman, dan tanpa gangguan apa pun,” ujarnya dari lokasi dinas di luar daerah.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Ia menyebut trail adventure ini sebagai penutup Hari Bhayangkara ke-79 dan momen tepat mempromosikan pariwisata Selayar ke peserta luar. “Kegiatan ini tidak hanya mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, tetapi juga mengenalkan potensi wisata dan budaya Bumi Tanadoang ke peserta dari luar daerah,” kata AKBP Didid.

Selain menjawab semangat Bhayangkara, event ini membuktikan bahwa olahraga ekstrem bisa menjadi media promosi wisata yang efektif.

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *