Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Olahraga

PSM Makassar Terpuruk di Kandang, Dominasi Dewa United Jadi Alarm Bahaya

Laga Sore Tadi PSM Makassar vs Dewa United

Parepare – PSM Makassar kembali gagal memaksimalkan laga kandang setelah menyerah 0-2 dari Dewa United pada lanjutan Super League pekan ke-21 di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (14/2/2026). Kekalahan ini semakin menegaskan krisis performa Juku Eja sekaligus memperbesar ancaman mendekati zona degradasi.

Sejak menit awal, Dewa United langsung mengendalikan tempo permainan. Tim tamu menguasai bola hingga 71 persen dan terus menekan pertahanan PSM yang hanya mencatat 29 persen penguasaan. Dominasi ini membuat PSM lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan serangan balik.

Terbongkar! Fakta Sebenarnya di Balik Kematian Bripda Dirja, Senior Jadi Tersangka

Sepanjang laga, PSM hanya mampu menciptakan dua tembakan tepat sasaran. Salah satunya lahir dari kaki Jacques Fauré yang masih mampu ditepis kiper Dewa United. Minimnya kreativitas lini tengah membuat PSM kesulitan membangun serangan yang efektif.

Kartu Merah dan Gol Akhir Laga Tentukan Hasil

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui performa anak asuhnya jauh dari harapan. Ia menilai timnya terlalu pasif dan membiarkan Dewa United leluasa menguasai permainan.

“Sejak awal, kami hanya melihat mereka bermain. Kami bertahan terlalu dalam dan itu sangat buruk. Kami mencoba memperbaiki situasi di babak kedua dengan pergantian pemain, tetapi itu belum cukup untuk memberi tekanan,” ujar Trucha usai pertandingan.

Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Tol Makassar yang Tewaskan Istri Anggota DPRD Sulsel

Kebuntuan pecah pada menit ke-90 ketika Vico sukses mengeksekusi tendangan bebas yang gagal diantisipasi kiper PSM, Reza Arya. Situasi semakin sulit setelah Victor Luiz menerima kartu merah pada menit ke-75. Kehilangan satu pemain membuat lini belakang PSM kian rapuh.

Dewa United memanfaatkan kondisi tersebut dengan mencetak gol kedua lewat aksi Alex Martins di masa tambahan waktu. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan tim tamu dan membungkam publik Parepare.

Hasil ini memperpanjang tren negatif PSM Makassar. Dalam lima pertandingan terakhir, Juku Eja hanya mengamankan satu kemenangan. Selain itu, mereka juga kesulitan meraih poin penuh di Stadion BJ Habibie, yang terakhir kali menghadirkan kemenangan pada November lalu.

Angka Fantastis! Kepuasan Publik ke Munafri–Aliyah Capai 80 Persen

Masalah pertahanan turut menjadi sorotan. PSM sudah kebobolan tiga gol dalam dua laga terakhir dan total 24 gol sepanjang musim Super League. Statistik ini menempatkan lini belakang PSM sebagai salah satu yang paling rentan di papan tengah.

Kekalahan dari Dewa United membuat PSM kini bertengger di peringkat ke-13 klasemen sementara. Jarak delapan poin dari zona degradasi mulai memicu kekhawatiran. Tomas Trucha menegaskan timnya harus segera bangkit jika ingin menghindari ancaman terjerumus ke papan bawah.

“Sekarang semuanya tergantung bagaimana kami merespons situasi ini. Kami harus bekerja lebih keras dan memperbaiki mental bertanding,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *