Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Polisi Gerebek Penimbunan BBM Subsidi di Maros, 2 Ton Solar dari SPBU Disita

Foto Pengerebekan Penimbun BBm Subsidi Di Maros

Maros – Jajaran Reserse Kriminal Polres Maros berhasil mengungkap praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis bio solar di sebuah rumah warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dari penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (14/6) di Desa Bontomarannu, Kecamatan Lau, petugas menyita sekitar 2 ton solar yang tersimpan dalam tandon besar.

Kapolres Maros, AKBP Awaluddin Amin, melalui Kasat Reskrim Iptu Aris Muda, mengatakan bahwa lokasi penimbunan merupakan rumah milik warga bernama Ilham bin Sanawing (39), warga Jalan Veteran, Kecamatan Maros Baru. “Petugas menemukan lima tandon berukuran 1.000 liter. Dua di antaranya terisi penuh, sementara tiga lainnya kosong. BBM tersebut merupakan solar subsidi yang dibeli dari dua SPBU di wilayah Maros,” jelas Iptu Aris kepada wartawan, Sabtu (15/6).

Workshop PUI Dorong Penguatan Riset FT UNM

Ilham diketahui menyewa sebuah mobil dump truck untuk membeli BBM subsidi secara bertahap di dua SPBU, yaitu SPBU Tambua dan SPBU Kasuarrang. Setiap kali pengisian, ia membeli sekitar 200–300 liter solar. BBM itu lalu dipindahkan ke tandon menggunakan pompa dinamo di rumahnya.

Kepada penyidik, Ilham mengaku bahwa penimbunan dilakukan atas permintaan seseorang berinisial AN, yang akan mengambil solar jika jumlahnya sudah mencapai 2–3 ton. Untuk setiap pengambilan, Ilham menerima imbalan sebesar Rp 500 ribu.

Saat ini, polisi telah mengamankan Ilham beserta barang bukti berupa dua tandon berisi solar, tiga tandon kosong, satu pompa elektrik, satu mobil dump truck, dan beberapa selang. “Kami masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain seperti pemilik armada dan pihak SPBU yang menjual solar secara tidak wajar,” tambah Iptu Aris.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Cek Langsung Distribusi Air Bersih, Pastikan Layanan PDAM Mengalir ke Rumah Warga

Polres Maros juga berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penimbun BBM subsidi yang lebih luas di wilayah Sulawesi Selatan. <spl>

Mahasiswa Teknik Komputer UNM Borong Penghargaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *