Close sidebar
Advertisement Advertisement
Daerah Peristiwa Sulsel

Tiga Mobil Rental Nyaris Terjun ke Sungai usai Hujan Deras

Foto Tiga mobil nyaris jatuh ke dalam sungai di Kabupaten Bone

Bone – Hujan deras yang mengguyur Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sejak dini hari memicu longsor di sebuah lokasi usaha rental mobil. Tiga unit kendaraan yang terparkir nyaris terjun ke aliran sungai akibat tanah penyangga di belakang garasi amblas terseret derasnya air.

Peristiwa ini terjadi di Jalan MH Thamrin, Kelurahan TA, Kecamatan Tanete Riattang, Selasa pagi, (22/7/2025), sekitar pukul 06.00 WITA. Hujan sudah turun sejak pukul 03.00 WITA dan terus mengguyur kawasan tersebut hingga pagi.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Kalaksa BPBD Bone, Andi Muh Ikbal, langsung mendatangi lokasi dan memberikan keterangan kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa timbunan tanah di belakang lokasi rental tidak mampu menahan tekanan air hujan yang tinggi. “Saat hujan deras tadi subuh, timbunannya terkikis habis. Tiga mobil langsung tergelincir mengikuti material longsor, tapi untungnya tidak sampai jatuh ke sungai,” kata Ikbal.

Tiga mobil tersebut sebelumnya terparkir di pinggir area yang bersebelahan langsung dengan sungai. Ketika tanah mulai bergeser, mobil-mobil itu ikut terseret dan terperosok ke dalam kubangan tanah yang longsor sedalam tiga meter. “Itu mobil memang berada di pinggir semua. Begitu longsor, tanah penopangnya langsung hilang dan kendaraan pun turun bersama material,” ujar Ikbal lagi.

Tim dari BPBD Bone segera melakukan tindakan evakuasi untuk mencegah mobil tergelincir lebih jauh ke sungai. Mereka menurunkan alat berat dan mengamankan kendaraan dari risiko tambahan. “Kami sudah mengevakuasi ketiga mobil tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Video yang beredar memperlihatkan kondisi tiga mobil yang nyaris masuk ke sungai, dengan posisi miring dan sebagian badan mobil sudah berada di tepi bibir longsoran. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa curah hujan tinggi dapat menimbulkan bencana bahkan di kawasan perkotaan.

Pemerintah daerah mengimbau warga, khususnya yang memiliki bangunan atau usaha di dekat sungai, agar lebih waspada dan segera memperkuat struktur tanah penahan sebelum musim hujan semakin intens.

Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 Favorit Poster Nasional Business Plan Competition

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *