Close sidebar
Advertisement Advertisement
Kesehatan Makassar Peristiwa

Tragis, Pria Ditemukan Tewas di Makassar setelah Tak Terlihat Berhari-hari

Penemuan Mayat Membusuk di Tallo Makassar di Duga Alami Sakit Lambung

Makassar – Warga Jalan Regge, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, geger setelah menemukan pria ditemukan tewas di Makassar, tepat di dalam rumahnya sendiri pada Rabu (23/7/2025) sekitar pukul 11.53 Wita. Warga mencium bau busuk dari dalam rumah korban dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Polisi dari Polsek Tallo segera datang ke lokasi penemuan mayat membusuk Makassar dan menemukan jasad pria berinisial D (43). Kondisi jasad korban sudah membengkak, berwarna hitam, dan mengeluarkan bau menyengat. Informasi dari warga menyebut korban tinggal sebatang kara di Makassar dan tidak terlihat selama beberapa hari terakhir.

Tim Pengabdi UNM Perkuat Budidaya Ikan Pujananting

Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Saiful, menyatakan bahwa korban memiliki riwayat penyakit lambung yang kemungkinan menjadi penyebab kematian. Ia juga menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan di lokasi tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tetangga korban terakhir melihatnya beberapa hari lalu. Setelah itu, mereka curiga karena tidak ada aktivitas sama sekali di rumahnya,” jelas Saiful.

Polisi memastikan bahwa penemuan mayat membusuk Makassar ini berkaitan dengan kondisi kesehatan korban, bukan karena tindak kekerasan. Mereka juga menghubungi keluarga korban setelah mengidentifikasi identitasnya.

IKA Sosiologi FISIP Unhas Resmi Dilantik, Dr. Busman Pimpin Periode 2026-2030

Keluarga korban datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dan menolak proses autopsi. Mereka mengajukan permohonan pengambilan jenazah dan langsung membawa korban untuk dimakamkan.

Kasus pria ditemukan tewas di Makassar ini menjadi pengingat bagi warga dan pemerintah agar lebih memperhatikan orang-orang yang tinggal sebatang kara di Makassar, terutama mereka yang mengalami gangguan kesehatan.

FT UNM Wujudkan Gerakan Mappaccing UNM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *