Bone — Keributan antara mertua dan menantu di sebuah rumah mewah di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, memicu kehebohan di media sosial. Dalam video yang beredar, pria berbaju merah mendorong meja dan kursi keluar rumah, sementara perempuan paruh baya berdaster cokelat berteriak dan menunjuk seseorang di tengah suasana panas. Beberapa orang lain tampak sibuk mengeluarkan isi lemari dari dalam rumah.
Namun, video yang beredar luas itu bukan kejadian baru. Bhabinkamtibmas Polsek Ajangale, Brigadir Yusandi Oktario, menegaskan bahwa peristiwa itu sudah terjadi sejak dua bulan lalu. “Lokasinya memang di Desa Welado, Bone. Tetapi, itu kejadian dua bulan lalu dan baru viral videonya,” ujarnya pada Selasa (21/10)
Awal Mula Perselisihan Rumah Tangga
Menurut Yusandi, rumah tersebut milik pasangan suami istri berinisial AC dan RK. Tanahnya berasal dari keluarga AC. “Sertifikat tanah itu masih atas nama orang tua AC. Setelah menikah, AC dan RK membangun rumah di atasnya dan tinggal di sana,” jelasnya.
Hubungan mereka semula berjalan baik, hingga RK menemukan foto suaminya bersama wanita lain dalam pose seperti sesi foto pranikah. “Selama ini hubungan mereka bagus. Tapi RK menemukan foto AC dengan perempuan lain, seperti sedang melakukan foto prawedding. Dari situ RK marah dan ingin mengambil semua barangnya,” kata Yusandi.
Sebelum mengambil barang, RK datang ke rumah orang tua AC untuk meminta izin. Ia juga sempat melapor ke kantor polisi dan kepala desa agar prosesnya berlangsung tertib. “RK datang dengan baik-baik. Dia minta izin kepada orang tua AC dan kami di kantor. Tapi tiba-tiba muncul provokator yang memicu ribut,” ujar Yusandi.
Keributan pun tak terhindarkan. Keluarga dari kedua belah pihak saling beradu mulut ketika RK mengeluarkan barang-barangnya dari rumah.
Setelah kejadian itu, RK dan AC memutuskan bercerai. “Sekarang mereka sudah resmi bercerai dan sedang berproses di pengadilan soal harta gono-gini,” tutur Yusandi.
Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya dengan potongan video yang beredar. “Itu bukan pengusiran, tapi masalah rumah tangga. Jangan salah tafsir karena videonya tidak menampilkan keseluruhan peristiwa,” tegasnya.





Komentar