Makassar — Percobaan pencurian solar di mobil operasional Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar kembali terjadi pada Jumat dini hari. Seorang pelaku nekat menyedot solar dari tangki mobil yang terparkir di Posko Caraster Ujung Tanah. Insiden ini menambah daftar kasus Percobaan pencurian solar yang terus meresahkan petugas.
Kepala Regu Pleton III Caraster Ujung Tanah, Ilham, menjelaskan bahwa anggotanya memergoki pelaku saat mencuri solar. “Anggota melihat seseorang mengambil solar lalu langsung berteriak pencuri. Pelaku sudah mengambil solar dari tangki mobil,” ujarnya.
Anggota damkar menggagalkan aksi itu dan menemukan dua ember berisi solar yang pelaku keluarkan dari tangki. Mereka juga mengamankan kunci inggris, kunci pas, dan selang yang pelaku pakai untuk membobol penutup tangki serta menyedot solar. Petugas menilai pola aksi itu mirip dengan kasus Percobaan pencurian solar yang sebelumnya mereka curigai.
Pelaku melarikan diri ke lorong samping lokasi kejadian. Anggota damkar mengejarnya, namun gagal karena kondisi gelap. Aksi itu menguras solar di tangki hingga tumpah ke jalanan. Tangki mobil damkar tersebut menampung sekitar 120 liter solar sebelum kejadian.
Sejumlah anggota damkar mengaku sering menemukan tangki berkurang meski mereka selalu mengisi solar sebelum bertugas. Mereka meyakini pelaku beraksi pada dini hari saat mobil tidak terpantau. Pola itu semakin menguatkan dugaan adanya rangkaian Percobaan pencurian solar di area tersebut.
Petugas damkar kemudian melapor langsung ke polisi. Panit I Opsnal Reskrim Polsek Ujung Tanah, Iptu Nobel, meninjau lokasi dan membenarkan kejadian pencurian solar tersebut. “Pelaku belum kami tangkap. Ini masih percobaan karena pelaku belum membawa kabur barang bukti. Anggota sempat mengejar tetapi pelaku berhasil kabur,” jelasnya.
Nobel memastikan timnya terus menyelidiki identitas pelaku. Polisi menduga pelaku berasal dari wilayah sekitar karena posko berada dekat permukiman padat dan TBBM Pertamina Ujung Tanah. “Kami akan menyampaikan perkembangan terbaru ke media, termasuk modus terduga pelaku,” tegasnya.





Komentar