Palopo – penganiayaan mahasiswa di Palopo kembali mencuat setelah seorang mahasiswa bernama Andi Alquais mengalami serangan brutal di Jalan Yogi S. Memed, Kelurahan Songka, Wara Selatan, Kota Palopo, Senin (24/11/2025) malam. Korban langsung menjalani perawatan intensif di RSU Mega Buana Palopo setelah rahangnya bergeser akibat pukulan.
Menurut keterangan korban, lima orang mendatangi rumahnya dan menjalankan peran masing-masing. Satu orang memukulnya, dua orang memegang tangannya, dan dua lainnya menjaga pintu. penganiayaan mahasiswa Palopo itu membuat korban kesulitan melawan karena para pelaku bekerja secara terkoordinasi.
Selanjutnya, keluarga korban, Zain, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian serangan tampak sudah terencana. Ia menilai para pelaku sengaja membagi peran untuk memastikan korban tidak bisa melarikan diri. Karena itu, Zain meminta Polres Palopo menangkap seluruh pelaku yang terlibat.
Di sisi lain, Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Sahrir, menjelaskan bahwa para pelaku mendatangi rumah korban karena merasa terganggu dengan aktivitas korban dan teman-temannya yang sering ribut hingga malam. Teguran itu kemudian memicu cekcok. Pelaku akhirnya memukul rahang korban dengan tangan kosong sehingga menyebabkan pergeseran.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Pawas Ipda Susanto bersama personel piket kemudian menjemput pelaku utama, Andi Yahya (44), yang bekerja sebagai tukang batu. Polisi membawa pelaku ke Mapolsek Wara Selatan sebelum memindahkannya ke Polres Palopo untuk pemeriksaan lanjutan.
Hingga kini polisi terus menyelidiki kasus tersebut dan keluarga korban berharap semua pelaku segera tertangkap.





Komentar