Makassar – Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) Muhammad Rais mewakili dekan untuk menyambut tamu dari Jepang dalam kegiatan sosialisasi magang bagi mahasiswa pada hari Kamis, 18/06/2026. Pertemuan tersebut menghadirkan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang memenuhi ruangan dan menunjukkan minat besar terhadap peluang pengembangan diri hingga tingkat internasional.
Muhammad Rais menyampaikan bahwa kesempatan yang hadir kali ini memiliki nilai istimewa karena mahasiswa memperoleh peluang yang berbeda dari program magang pada umumnya. Selama ini mahasiswa lebih sering mencari tempat magang pada wilayah yang dekat dan mudah terjangkau. Namun kesempatan kali ini justru hadir dengan cara yang berbeda karena perusahaan besar datang langsung menemui mahasiswa.
“Biasanya kita magang hanya dekat-dekat sini, naik motor sudah sampai. Tapi hari ini luar biasa karena kita datangi, bukan kita mencari,” ujar Muhammad Rais saat memberikan sambutan.
Ia menilai peluang seperti ini menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk membuka wawasan yang lebih luas. Menurutnya, dunia kerja dan persaingan saat ini menuntut keberanian agar seseorang dapat berkembang melampaui batas yang selama ini dianggap nyaman.
Muhammad Rais juga menyampaikan pesan yang mengundang semangat para mahasiswa. Ia menggambarkan bahwa jarak bukan lagi hambatan besar bagi siapa pun yang memiliki impian dan tujuan.
“Untuk semua cita-cita dan cinta-cinta, jauh jaraknya tapi dekat di hati,” katanya yang langsung disambut senyum dan perhatian peserta.
Sambut Peluang Jepang
Muhammad Rais menjelaskan bahwa perusahaan yang hadir bukan perusahaan biasa. Ia menekankan bahwa nama besar Daihatsu selama ini lebih sering dikenal masyarakat sebagai produsen kendaraan, padahal ruang lingkup perusahaan tersebut jauh lebih luas.
“Ini tidak tanggung-tanggung, ini perusahaan dari Daihatsu. Daihatsu itu tidak hanya mobil, tapi ada elektronikanya, ada mesinnya dan lain-lain,” ucapnya.
Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal karena pengalaman magang internasional mampu memberikan pengalaman baru, pengetahuan, serta keterampilan yang lebih luas. Pengalaman seperti itu juga dapat membuka jaringan profesional yang bermanfaat bagi masa depan mahasiswa.
Muhammad Rais bahkan menyampaikan candaan yang mengandung pesan mendalam tentang pentingnya kesempatan belajar dan pengalaman lapangan.
“Andai saya bisa memutar waktu, saya juga ingin berada di sini dan ikut magang juga,” ujarnya.
Menjelang akhir sambutan, ia mengapresiasi semangat mahasiswa yang memilih hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keputusan untuk datang dan mendengarkan peluang baru menunjukkan kemauan untuk berkembang. Ia mengaitkan semangat itu dengan budaya Jepang, khususnya konsep Kaizen yang menekankan perubahan kecil secara konsisten.
“Kalau kita mau mencari sesuatu, kita harus keluar dari zona nyaman. Tapi kalian hari ini, siang ini, kalian tidak memilih tidur tetapi tetap hadir di sini. Seperti budaya Kaizen dari Jepang yang mengajarkan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten,” tutupnya.





Komentar