Close sidebar
Advertisement Advertisement
Ekonomi Nasional Teknologi

Menteri UMKM Resmikan Digitalisasi Berbasis AI di Pasar Kebayoran Lama

Menteri UMKM

Jakarta – 27 Mei 2025 Dalam upaya memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital, Menteri Koperasi dan UKM RI, Maman Abdurrahman, meresmikan peluncuran program Digitalisasi Pasar Tradisional Berbasis AI di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/5).

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif, khususnya bagi para pelaku UMKM di pasar tradisional. Teknologi kecerdasan buatan (AI) diperkenalkan sebagai solusi untuk mempermudah pengelolaan usaha, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional para pedagang.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Digitalisasi bukan hanya untuk perusahaan besar. Pasar tradisional pun bisa maju jika diberi akses dan pelatihan. AI dapat membantu para pedagang memahami pola belanja pelanggan, mengatur stok, hingga mencatat keuangan secara otomatis,” ujar Maman dalam sambutannya.

Turut hadir dalam acara tersebut Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, Ahmad Ridha Sabana, yang menegaskan pentingnya peran negara dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi.

Program ini menghadirkan berbagai fitur AI yang dirancang untuk kebutuhan UMKM, seperti:

Pengusaha Muda Bogor Donasikan Mobil Mewah Jadi Ambulans Gratis

  • Aplikasi pencatatan transaksi otomatis
  • Prediksi kebutuhan barang berdasarkan musim dan tren
  • Chatbot untuk menjawab pertanyaan pelanggan
  • Visualisasi desain lapak berbasis AI

Salah satu pedagang, Ibu Nurhayati, menyambut baik inisiatif ini. “Biasanya saya hitung untung rugi di buku, sekarang bisa langsung dari HP. Lebih cepat dan tidak ribet,” ungkapnya.

Dalam tahap awal, program ini akan didampingi oleh fasilitator digital yang membantu pelaku usaha memahami cara menggunakan aplikasi berbasis AI. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Pemerintah berharap Pasar Kebayoran Lama dapat menjadi percontohan nasional dalam penerapan digitalisasi pasar rakyat. Ke depan, program serupa direncanakan akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Mengejutkan! Sahroni Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR

“Digitalisasi bukan untuk menggantikan cara dagang tradisional, melainkan untuk menambah cara baru agar usaha rakyat semakin kuat dan berdaya saing,” tutup Menteri Maman.

<spl>

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *