Makassar – PSM Makassar secara resmi mengumumkan perpisahan dengan gelandang asal Senegal, Latyr Fall, setelah kontraknya berakhir pada Mei 2025. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi klub pada Selasa (3/6), di mana PSM mengucapkan terima kasih atas kontribusi Latyr selama satu musim.
“Masa bakti Latyr Fall untuk Juku Eja telah berakhir,” tulis PSM dalam pernyataan resminya.
“Terima kasih, Habibi @latyrfal atas kerja keras dan kontribusi selama membela Panji Pinisi,” tambahnya.
Latyr Fall bergabung dengan PSM Makassar pada Juli 2024 dengan status bebas transfer dari klub Azerbaijan, Kapaz PFK. Selama satu musim, ia tampil dalam 33 pertandingan Liga 1, mencetak dua gol dan satu assist. Selain itu, ia juga bermain dalam lima laga di ASEAN Club Championship, menyumbang satu gol.
Keputusan untuk bergabung dengan PSM didorong oleh ketertarikannya terhadap proyek tim dan atmosfer sepak bola di Makassar. Dalam sebuah wawancara, Latyr mengungkapkan “Ada sebuah proyek, dan terdengar sangat penting. Dan proyek yang mereka sampaikan kepada saya menjadi alasan ke PSM Makassar.”
Meskipun awalnya tidak banyak mengetahui tentang Indonesia dan Makassar, Latyr terkesan dengan fanatisme suporter lokal. Ia menyatakan “Saya tidak tahu banyak hal, tapi saya melihat orang-orang di sini sangat menyukai sepak bola. Mereka adalah penggemar yang sangat fanatik, dan itu penting bagi saya.”
Sebagai pemain dengan posisi favorit nomor 8, Latyr merasa memiliki kebebasan untuk membantu tim dalam menyerang dan bertahan. Ia menambahkan “Saya lebih menyukai posisi nomor 8, karena saya memiliki lebih banyak kebebasan untuk bergerak ke lini depan dan kembali ke belakang. Saya merasa lebih bebas membantu tim untuk menyerang dan bertahan.”
Dengan berakhirnya masa baktinya di PSM, Latyr Fall kini berstatus bebas transfer. Belum ada informasi resmi mengenai klub selanjutnya yang akan ia bela. Namun, kontribusinya selama satu musim bersama PSM Makassar akan tetap dikenang oleh para pendukung Juku Eja. <spl>





Komentar