Close sidebar
Advertisement Advertisement
Makassar Olahraga

PSM Makassar Diminta Pertahankan Pemain Kunci: Red Gank Soroti Akbar, Victor, dan Aloisio

Red Gank PSM Makassar

Makassar – Menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2025/2026 pada awal Agustus mendatang, PSM Makassar mulai bergerak menyusun komposisi tim. Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu terakhir kali berlaga melawan Persita Tangerang pada Jumat,(23/5), dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol Joao Albertine Pereira (Balotelli) di menit ke-20.

Saat ini, manajemen tim Juku Eja sedang fokus melakukan evaluasi kontrak para pemain. Dari total 33 pemain yang memperkuat PSM musim lalu, sebanyak 22 pemain telah dipastikan bertahan untuk musim depan. Namun, hal ini masih menyisakan kekhawatiran di kalangan suporter setia, terutama dari kelompok Red Gank.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

Salah satu pentolan Red Gank, Abhe, mengungkapkan harapannya agar manajemen tidak mengabaikan peran vital pemain-pemain inti yang selama ini menjadi jantung permainan PSM. Ia secara khusus menyebut nama Akbar Tanjung, Aloisio Neto Soares, dan Victor Luiz sebagai sosok yang wajib dipertahankan. “Itu kan pemain-pemain yang sebenarnya jantungnya PSM,” ujar Abhe pada Sabtu malam,(7/6).

Lebih lanjut, Abhe menilai bahwa musim depan PSM harus tampil lebih agresif dan tidak lagi dianggap sebagai tim pelengkap di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Menurutnya, PSM harus memiliki target yang lebih jelas dan ambisius, apalagi tim ini pernah mencicipi persaingan di ASEAN Club Championship. “PSM sekarang bukan sekadar memeriahkan liga. Klub ini perlu punya target jelas. Pemain yang ada sekarang juga sudah cukup mumpuni untuk membawa tim ke level itu,” tegasnya.

Abhe juga menyoroti karakter permainan PSM yang dikenal agresif dan menekankan pentingnya mempertahankan ciri khas tersebut. Ia percaya bahwa dengan dukungan manajemen dan pelatih, tim ini mampu bersaing di papan atas musim depan.

Fakultas Teknik UNM Gelar Pelatihan Penulisan Berita

Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal kemungkinan bertahannya Syahrul Lasinari, yang disebut-sebut cocok dengan karakter permainan ala pelatih Bernardo Tavares. Menurut Abhe, keputusan mempertahankan pemain seperti Syahrul harus didasarkan pada kecocokan dengan filosofi tim. “Kenapa dia itu dipertimbangkan untuk bertahan, karena sesuai dengan keinginan Tavares dan karakter PSM,” jelasnya.

Dengan semangat yang terus dikobarkan para suporter, PSM Makassar diharapkan mampu menjaga konsistensi dan mempertahankan kekuatan utama demi menyongsong musim baru dengan optimisme dan ambisi besar. <spl>

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *