Makassar – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menyerahkan jenazah pramugari pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono alias Olen (33), kepada keluarga. Keluarga korban membawa jenazah ke Jakarta untuk pemakaman pada Rabu sore (21/1/2026).
Petugas Biddokkes Polda Sulsel menggelar prosesi penyerahan jenazah di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar. Prosesi berlangsung sekitar pukul 13.44 WITA. Perwakilan maskapai Indonesia Air Transport (IAT) mendampingi keluarga selama kegiatan berlangsung.
Kedua orang tua Florencia dan saudara kandungnya hadir langsung dalam prosesi tersebut. Suasana haru menyelimuti ruangan saat petugas menutup peti jenazah. Pihak maskapai terus memberi dukungan emosional kepada keluarga.
Petugas kemudian membawa peti jenazah ke ruang tunggu. Keluarga selanjutnya menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Mereka bersiap membawa jenazah ke Jakarta.
Keluarga Ucap Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan
Kakak korban, Felix, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian korban. Ia menyebut tim SAR gabungan bekerja maksimal di lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung.
“Kami berterima kasih kepada Basarnas, TNI-Polri, Biddokkes Polda Sulsel, KKP, serta Indonesia Air Transport dan Angkasa Pura,” ujar Felix. Ia juga mengapresiasi semua pihak yang membantu pencarian adiknya.
Felix menyampaikan rasa syukur setelah tim SAR menemukan Florencia. Ia memastikan keluarga segera memakamkan jenazah di Jakarta.
“Hari ini petugas menutup peti jenazah. Kami langsung membawa adik kami ke Jakarta,” katanya.
Felix juga mendoakan keluarga korban lain agar tetap kuat. Ia berharap tim SAR segera menemukan korban lainnya.
“Kami berharap seluruh korban segera ditemukan. Setiap keluarga ingin membawa pulang saudara mereka,” ucap Felix.
Felix meminta doa dari masyarakat. Ia berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar. Ia juga berharap Tuhan memberi kekuatan kepada semua keluarga korban.
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri mengumumkan identitas pramugari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Tim DVI memastikan jenazah tersebut bernama Florencia Lolita Wibisono.
Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Muhammad Haris menyampaikan hasil identifikasi itu di Posko DVI Polda Sulsel. Konferensi pers berlangsung pada Rabu (21/1/2026).
“Data post mortem nomor 62B.01 sesuai dengan data antemortem nomor AM004 atas nama Florencia Lolita Wibisono,” jelas Haris.
Tim DVI menggunakan pemeriksaan sidik jari dan data gigi. Tim juga mencocokkan properti pribadi dan ciri medis. Personel gabungan dari Polri dan Fakultas Kedokteran Unhas menjalankan seluruh proses identifikasi.





Komentar