Mulia, 30 Mei 2025 – Kepolisian Resor Puncak Jaya masih menyelidiki insiden pembakaran 11 rumah warga dan satu bangunan Balai Desa di Kampung Muliambut, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, yang terjadi pada Kamis (29/5) sekitar pukul 19.50 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan belum dirinci lebih lanjut oleh aparat.
Menurut Kapolres Puncak Jaya AKBP Ahmad Fauzan, pembakaran berlangsung hampir bersamaan di beberapa titik.
“Selain rumah warga, Balai Desa Muliambut juga dilaporkan dibakar orang tak dikenal (OTK). Dugaan sementara dilakukan oleh beberapa kelompok dengan pola serentak,” ujarnya dari Jayapura, Jumat (30/5).
Daftar Kepala Keluarga Korban Pembakaran
- Pindi Kogoya, Kepala Puskesmas Tingginambut
- Linius Wonda, Kepala Distrik Dokome
- Yapet Telenggen, Kepala Kampung Wuyukwi
- Pendeta Elpis Telenggen
- Yahya Wonerengga, Asisten I Setkab Puncak Jaya
- Tiporius Wonda, Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak Jaya (lima unit rumah)
Seluruh rumah tersebut berada di kampung yang menjadi pusat aktivitas administratif Distrik Mulia. Kebakaran pertama dilaporkan melalui jaringan HT oleh warga setempat, kemudian tim Polres Puncak Jaya bersama personel Brimob dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan olah tempat kejadian perkara.
Hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan. Kapolres meminta masyarakat yang menyimpan informasi untuk segera melapor,
“Agar pelaku dapat diproses secara hukum dan memberi efek jera. Identitas dan motif pembakaran masih dalam pendalaman,” kata AKBP Fauzan.
Kawasan Puncak Jaya selama ini kerap menjadi lokasi aksi kriminal bersenjata Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Meski belum ada indikasi langsung keterkaitan, aparat tetap waspada mengingat modus pembakaran serentak serupa telah terjadi sebelumnya di sejumlah distrik lain di Papua Tengah. <spl>





Komentar