Close sidebar
Advertisement Advertisement
Nasional

Shell Jual Seluruh SPBU di Indonesia, Bahlil: “Itu Aksi Korporasi Biasa”

Bahlil Lahadalia

Jakarta – PT Shell Indonesia, anak perusahaan dari Shell plc, telah memutuskan untuk menjual seluruh jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) miliknya di Indonesia kepada perusahaan patungan baru antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group. Meskipun kepemilikan berpindah tangan, merek Shell akan tetap hadir di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi langkah ini dengan menyatakan bahwa pengalihan kepemilikan tersebut tidak akan mempengaruhi investasi di sektor hilir minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia.

Scopus Team Raih Juara 1 Pada National EcoFEB Competition, Mengungguli 143 Tim Dari Seluruh Indonesia

“Dia kan menjual, bukan berarti menutup bisnisnya. Itu perpindahan kepemilikan perusahaan aja. Jadi, apanya yang pengaruh (ke investasi hilir)? Dia kan tetap jalan terus,” ujar Bahlil saat dikonfirmasi pada Jumat, 23 Mei 2025.

Bahlil juga menekankan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari strategi bisnis biasa dan pemerintah menghormati keputusan perusahaan swasta dalam melakukan aksi korporasi.

“Itu kan aksi korporasi, itu kan biasa aksi korporasi Business-to-Business. Jadi, karena mereka bukan BUMN maka kita harus menghargai hak setiap perusahaan swasta yang melakukan aksi korporasi,” tambahnya.

Galeri Colli Pakue Sambut FSD Drawing Day

Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea, menjelaskan bahwa penjualan SPBU ini merupakan bagian dari strategi dan transformasi perusahaan.

“Perjanjian lisensi mengizinkan penerima lisensi hak untuk menggunakan merek Shell sesuai dengan standar Shell di wilayah tersebut. Hal ini memungkinkan penerima lisensi untuk mendapatkan keuntungan dari nilai merek,” katanya.

Dengan demikian, meskipun terjadi perubahan kepemilikan, operasional SPBU Shell di Indonesia akan tetap berjalan seperti biasa, dan kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang disediakan tetap terjaga. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi sektor energi dan ekonomi nasional. <spl>

Jukir Liar Makassar Bantah Rusak Mobil Wisudawan UNM, PD Parkir Siapkan Mediasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *