Soppeng – Kondisi Pasar Sentral Cabbeng di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, semakin memprihatinkan. Pasar yang dulunya menjadi pusat aktivitas ekonomi warga kini berubah menjadi kawasan kumuh dan tidak terurus. Sampah menumpuk di berbagai sudut, fasilitas terbengkalai, dan sebagian besar pedagang terpaksa berjualan di tepi jalan karena area dalam pasar tidak layak pakai.
Dari pantauan langsung pada Jumat (20/6), terlihat bahwa mayoritas pedagang memilih berjualan di sepanjang jalan poros Soppeng–Wajo. Mereka mendirikan tenda darurat di tepi jalan, lantaran enggan menempati area dalam pasar yang kotor, dipenuhi sampah, berbau menyengat, serta kios-kios yang masih terbengkalai dan belum selesai dibangun. “Rata-rata pedagang berjualan di luar semua. Di dalam tidak bisa, karena sampahnya banyak dan baunya menyengat,” ujar Indira, warga Kecamatan Lilirilau.
Indira menuturkan, kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan serius. Ia berharap Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dapat segera turun tangan memperbaiki pasar yang juga berada di kampung halamannya itu. “Kalau pasarnya bersih dan nyaman, masyarakat juga senang belanja. Kita butuh pasar yang tertata dan layak, bukan seperti tempat pembuangan sampah,” tegasnya.
Lokasi parkir yang disediakan sekitar 50 meter dari pasar juga tidak difungsikan dengan baik. Banyak pengunjung memarkir kendaraan di badan jalan, menyebabkan kemacetan parah saat hari pasar. Tak sedikit kendaraan bahkan harus masuk ke area pedagang karena akses yang sempit dan tidak tertata.
Salah seorang pedagang, ND (34), mengeluhkan kios tempatnya berdagang yang belum rampung dibangun. Ia terpaksa berjualan di luar karena kondisi bangunan belum layak pakai. “Sudah bertahun-tahun dibiarkan begitu saja. Padahal katanya anggarannya miliaran rupiah, tapi hasilnya tetap tidak jelas,” katanya.
ND juga menyinggung janji Bupati Suwardi saat masa kampanye yang menyatakan akan menata kembali Pasar Cabbeng. Namun hingga kini belum ada bukti nyata dari janji tersebut. “Kami sudah capek jadi korban. Selalu dipindah-pindah tanpa solusi. Sekarang yang kami butuhkan adalah tindakan, bukan janji politik lagi,” tambahnya.
Warga dan pedagang menginginkan adanya pembenahan total agar Pasar Cabbeng kembali menjadi sentra ekonomi rakyat yang bersih, aman, dan tertata rapi. <spl>





Komentar