Kalimantan Selatan – Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Haji Isam, membantah keras tudingan bahwa dirinya tengah berupaya mengakuisisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Isu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu berbagai spekulasi politik.
Saat dimintai klarifikasi, Haji Isam secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memiliki niat untuk mengambil alih partai politik mana pun, termasuk PPP.
“Itu tidak benar. Saya tidak pernah ikut campur urusan partai, apalagi sampai akuisisi PPP,” ujar Haji Isam, Rabu (28/5/2025).
Ia juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman murni bersifat profesional dan tidak berkaitan dengan urusan politik. Menurutnya, spekulasi yang berkembang tersebut tidak berdasar dan merugikan nama baiknya.
“Pak Amran itu teman baik saya, dan hubungan kami lebih kepada urusan kerja sama bidang pertanian. Tidak ada kaitan dengan politik praktis,” tegasnya.
Haji Isam juga mengimbau agar semua pihak tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas kebenarannya, apalagi jika hanya bersumber dari media sosial tanpa konfirmasi langsung. Ia berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi informasi yang berkembang.
Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi untuk meredam isu liar yang sempat menyudutkannya di ranah publik. Dengan tegas, Haji Isam ingin menutup spekulasi dan menegaskan posisinya sebagai pengusaha yang tidak terlibat dalam manuver politik partai. <spl>





Komentar