Bulukumba — Komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bulukumba menunjukkan dominasi usia produktif dan pendidikan tinggi. Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, total ASN per 2025 mencapai 6.458 orang.
Adi Yaksa Athari, Tenaga Fungsional BKPSDM Bulukumba, menjelaskan bahwa sebagian besar ASN 2025 masuk dalam rentang usia 41 hingga 50 tahun. “Jumlahnya mencapai 2.645 orang. Ini mencerminkan dominasi usia produktif yang sudah memiliki banyak pengalaman kerja,” ujarnya, Rabu (9/7).
Mayoritas ASN Bulukumba 2025 Berada di Usia Produktif
Generasi X yang lahir pada tahun 1965–1976 menyusul sebanyak 2.470 orang. Sementara itu, Generasi Z mulai masuk dalam jajaran ASN dengan jumlah 343 orang. Baby Boomers atau generasi kelahiran sebelum 1964 tercatat hanya tersisa 7 orang.
Tingkat pendidikan ASN juga cukup menggembirakan. Lulusan sarjana (S1 hingga S3) mendominasi dengan total 5.164 orang atau sekitar 80 persen dari keseluruhan ASN. Lulusan diploma (D-I hingga D-IV) berjumlah 720 orang, sedangkan lulusan SD hingga SLTA sebanyak 574 orang. Komposisi ini menunjukkan bahwa ASN di Bulukumba memiliki kapasitas akademik yang mendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam hal kategori jabatan, tenaga guru masih menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 2.104 orang. Posisi tenaga teknis diisi oleh 1.874 ASN, dan tenaga kesehatan berjumlah 1.133 orang. Sementara itu, pada kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sekitar 90,4 persen juga berasal dari tenaga guru.
Mayoritas PNS Bulukumba memiliki masa kerja antara 11 hingga 20 tahun. Sementara itu, sebagian besar PPPK berada pada masa kerja dua hingga tiga tahun. Dari sisi golongan, PNS terbanyak berada pada Golongan III, terutama pada ruang III/d.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengingatkan seluruh ASN agar terus berinovasi dan bekerja maksimal demi kemajuan daerah. Ia menekankan pentingnya integritas dan kreativitas dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
“Bekerjalah sepenuh hati dan penuh inovasi demi kemajuan daerah kita, Bulukumba,” pesan Andi Utta, sapaan akrabnya. Ia juga meminta para kepala dinas untuk mundur secara sukarela jika tidak mampu memenuhi target pembangunan hingga akhir tahun.
Data statistik ASN ini diharapkan dapat menjadi rujukan strategis dalam perencanaan kebijakan kepegawaian, serta sebagai acuan dalam pengembangan sumber daya manusia yang profesional dan adaptif terhadap tantangan zaman.





Komentar